Archive for May, 2007

Pengalaman Gila…

Posted in KEHIDUPAN on May 30, 2007 by ricisan

Di Pulau Tuk-Tuk, Samosir, Danau Toba, Sumatera Utara

ne poto gue n temen2 waktu lagi di pulau tuk-tuk samosir,Danau Toba yang perjalananya penuh dengan pengalaman-pengalaman gila,iya gial…

kenapa aq bilang gitu, bayangin aja, waktu perginya dari aceh mau kemedan, kami udah nyasar 1 kali, ga jauh emang nyasarnya dari jalan utama, tapi yang namanya nyasar,tetep aja nyasar…ya khan???

heheheheheh……….

udah itu,waktu abies sholat subuh di kota binjai utara,dengan cuaca yang lumayan dingin serta pukul pun masih menunjukan kemudaannya ditambah lagi pantat yang masih kebas karena selama 10 jam duduk terus dimobil dan yang sakitnya lagi kaki ku yang keram hampir aja ga bisa lurus lagi,gara-gara waktu didalam mobil aq duduknya ga lurusin kaki,abesnya aq kena tugas jagain logistik,hiks….hiks….hiks…..

tapi seru juga kena jaga logistik, perut a ku ga pernah ga kenyang…heheheheheee…….

sholat shubuh pun usai,kami pun bingung apakah ini benar jalan yang menuju ke medan, maklumlah, masih dalam tahap coba-coba gitu deh……ihihihihihhhhhhhiiiiiii………..

akhirnya salah seorang anggota rombongan yang namanya kak novi, menelpon sodaranya di medan dan menanyakan apakah jalan yang kami lalui ini benar,

bener deh,,,,,,horeeeee………ga sesat lagi gitu….

pagipun berlalu,yang akhirnya kami samapi dirumah neneknya kak novi,kak novi memang baik ya…heheheheeeeeee……..

setelah dari situ,aq ma si jon,kawan gila ku yang suka selingkuh. pengen banget jalan2 ke kota medan, n kalo aq yaaaaaaa……pengen banget ketemu dengan eeehhheemmm ku..hhehehe…..maap yang belum 17 setengah tahun belum boleh tahu ya….:)

planning pun dijalankan walopun telat selama 2 jam, namun akhirnya q pun bertemu dengan bidadari hati ku itu..cieehhhhhhhhhhhh………puitis banget deh……..

heheheeeeeee,,,,,,,,,,,,cape deh…….

ga lama kemudian,setelah berduaan saja disuatu tempat yang ga da orangnnya..hehehee….hayo jangan ngeres ya……maksudnya ditaman gitu….

aku ditelepon oleh temen2 yang telah menungguku di care4 selama setengah jam, eh waktu aq ampe kesitu orang ne malah ga da,rupanya orang ne jalan2 lagi…hiks…hiks….hiks….ditinggal lagi deh…

tapi kali ini dengan PD aq berdiri dan menunggu selama satu jam lebih…

heheheee………kuat banget kakinya nieeeeeeeee………..

sekitar pukul 7 lewat kami memutuskan untuk pergi ke kawasan Pariwisata Danau Toba…asyik men,teriaku didalam hati……..

akhirnya aq sampai juga ke toba setelah melewati perjalanan yang melelahkan selama 6 jam plus 7 kali nyasar……..heheheheeeeee………

nyasar itu khan lebih baik dari pada tidak nyasar…..

ya ga bro???namanya juga pengalaman…….

ah lelah banget,ga terasa pagi jam 9 aq terbangun dengan kondisi yang menyedihkan,dengan badan yang sakit,kaki yang pegal dan pinggang yang lemas,huh….pekikku dalam hati,capek juga ya…..

sekitar jam 10 kami naek SpeedBoat dan pergi mengitari danau toba,

kami melihat batu gantung yang konon katanya adalah seorang wanita yang dipaksakan nikah oleh orang tuannya,lalu kami ke pulau tuk-tuk,awalnya aq sempat bertanya didalam hati,kenapa pulau ini diberi nama tuk-tuk??namun tidak lama kemudian aq mendapat jawabannya,aq mendengar seseorang mngetu-ngetuk patung yang terbuat dari kayu,dan suaranya persis ” Tuk-Tuk-Tuk-Tuk”

dan aq rasa nama tuk-tuk itu,pastii dari situ….heheheheeeeee…….analisis murahan ya??hihihihiii…..

tak lama kemudian kami melanjutkan perjalanan ke pulau samosir,disitu kamu eli banyak pernak pernik dan mengetahui asal usul orang batak,dari ciri khas rumah adatnya, baju yang dipakainya,marga yang harus disebut diakihr nama,dan banyak lainnya…

mungkin menurut aq,kalo kita memang mau mengetahui asal-usul orang batak berasal,pastinya kita harus pergi kepulau ini dan bertanya kepada orang2 tua disana…

aq juga sempat berfoto dengan patung menari sigale-gale yang fenomenal itu lohhh……. neh potonya dsc08870.jpg

dsc08872.jpg

ne dia patung menari sigale-gale yang dahulu kisahnya adalah seorang anak raja yang hilang dalam pertempuran setelah sang anak memenangkannya,dan bapak sang anak pun depresi berat,karena anak laki-laki dalam ada tradisi orang batak adalah yang mewarisi keturunan keluarga,akhirnya para tetua kampung beserta masyarakat membuat sebuah patung yang masing2 bagian tubuhnya dibuat oleh orang yang berbeda karena pada zaman dulu, dianggap kalo yang membuatnya itu hanya satu orang, maka nyawa orang itu akan hilang alias mati, dan dengan menggunakan kekuatan magis patung itu dapat menari, namun yang anda lihat itu adalah patung yang digerakan oleh orang menggunakan tali yang terkait satu sama lain.

setelah dari situ aq pegi ke atasnya lagi yaitu ke dsc08865.jpg

kuburan para raja SIDABUTAR… itu tuh ada pamfletnya diatas…hihihihihihiii……

ah sial banget, gara2 mengguman dalam hati atas ketidak percayaan ku pada kekuatan magis dari penghuni makam, aq terjatuh sampe2 celana ku robek,tapi itu antara percaya dan tidak percaya seh………

selesai berjalan-jalan selama satu setengah jam disitu,serta lengkap dengan membeli pernak-pernik yang unik di situ, kami kembali ke pelabuhan yang disana telah ditunggu oleh 2 orang dengan muka masam karena kami kelamaan jalan-jalan,heheheheeeee……

lanjuuuttt…………

setelah semuanya puas dan seneng2 dimedan, malamnya kami langsung pulang balik ke aceh, hahahahahaaaaaaaa………

saking semangatnya mau cepet2 pulang, kami nyasar lagi….hiks…..hiks……..hiks…….

ingin hati mau pulang keaceh, eh malah jalan yang kami tempuh membawa kami kembali kemedan, hahahahahaaaaaa……..

gila ga tu…….

setelah tanya sana sini, kembalilah kemi kejalan yang bener, hahahahaaaaa……..

dengan semua yang telah terjadi kemarin hingga hari ini, hanya ada satu pesan buat kalian yang inging bepergian….

“MALU BERTANYA PASTI AKAN JALAN-JALAN”

okeh deh, cukup sampai disini dulu ceritannya…..laen waktu kalo ada kesempatan, aq khan nulis lagi…heheheheheeeeee……

by ricisan

Apa Yang Begitu Berarti Bagimu???

Posted in KEHIDUPAN on May 23, 2007 by ricisan

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya.

Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu.

Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu.

Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel.

Wajahnya tampak sedih.

“Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu.

“Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.

“Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”

Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.”

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita.

Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi.

Pohon apel sangat senang melihatnya datang.

“Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel.

“Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu.

“Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?”

“Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” kata pohon apel.

Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.

Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi.

Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi.

Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.

“Ayo bermain-main lagi deganku,” kata pohon apel.

“Aku sedih,” kata anak lelaki itu.

“Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?”

“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah.”

Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya.

Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.

“Maaf anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.”

“Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu,”jawab anak lelaki itu.

“Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon apel.

“Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu.

“Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu.

Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.

“Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki.

“Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu.”

“Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.”

Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.

Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Ini adalah cerita tentang kita semua.
Pohon apel itu adalah orang tua kita.
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita.
Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika
kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan.

Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia.

Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

dan terkadang semuanya terasa begitu berarti ketika mereka telah tiada lagi

Sumber : Motivasi Net

Kalo bisa BEDA kenapa mesti SAMA…???

Posted in Uncategorized on May 23, 2007 by ricisan

Masa muda adalah masa yang penuh dengan gejolak dan emosi. Masa pencarian jati diri, ingin diakui dan perasaan menggebu ingin mencoba sesuatu yang baru. Namun sebenarnya di masa inilah karakter dan masa depan seseorang dibentuk. Aktualisasi diri di masa ini membuat kita sadar akan tujuan hidup kita. Banyak yang menemukan tujuan hidupnya, banyak juga yang hidup hanya sekedar melalui hari demi hari tanpa arah yang pasti.Masa muda yang sukses adalah masa muda yang di manfaatkan untuk mencari ilmu dan pengalaman positif sebanyak mungkin. Namun, kebanyakan pemuda menganggap masa ini adalah masa yang indah untuk mendekati lawan jenis, untuk hura-hura, every day dugem, dan lain-lain. Hal itu sangat umum terjadi di mana saja, baik di kota maupun di desa. Apalagi di jaman sekarang, yang mana nilai-nilai moral sudah mulai bergeser dan ditinggalkan. Banyak dari mereka terpengaruh mode, trend, dan suguhan media televisi yang sering tidak mendidik.

Saya prihatin dengan pergaulan bebas muda-mudi sekarang. Sepertinya bangsa yang dulu terkenal berbudi luhur dan religius, kini harus mulai menata kembali pendidikannya. Segala yang glamour dan wahh jadi idola, maksiat jadi kebanggaan, popularitas dikejar-kejar, pergaulan bebas ala binatang merajalela, bahkan mulai meracuni para pelajar. Sementara prestasi yang positif jarang dipublikasikan, seperti jadi barang kuno saja.

Mau ke mana ya kaki ini melangkah? Ke tempat A, acaranya cuma hura-hura; ke tempat B pesta miras dan narkoba… Dengan si A, sukanya nongkrong; dengan si B, makan ati, pacaran melulu…

Kenapa bingung sahabat…? Kenapa kita harus sama dengan mereka? Bukankah kita mempunyai impian sukses sendiri. Mereka tak akan membantu mewujudkan impian sukses kita. Jadi, beranikah Anda untuk tampil lain dari yang lain, demi mengejar impian kita. Beranikah Anda tampil beda?

Sibukkan diri kita menuntut ilmu, sementara teman-teman nongkrong di mall atau tempat hiburan lainnya. Sibukkan diri kita untuk belajar bisnis, sementara yang lain pergi ke pesta atau diskotik. Teman-teman sibuk pacaran, sibukkan diri kita mengikuti seminar investasi atau seminar MLM. Biasakan kita rajin berolah raga, sementara kebanyakan orang malas-malasan. Jadikan diri kita taat beribadah, sementara kebanyakan orang ingat Tuhan hanya kalau lagi susah. Pendek kata, kalau kegiatan itu positif, kenapa tidak kita lakukan, walau kebanyakan orang enggan melakukan. Walau awalnya sendirian, pasti nanti kita akan bertemu dengan orang-orang yang memiliki visi dan misi yang sama dengan kita.

Kalau tidak ingin menjadi orang rata-rata, maka beranikan diri tampil beda, melakukan pekerjaan sebaik-baiknya, melakukan pekerjaan menantang yang banyak dijauhi orang. Membuka lapangan kerja contohnya, atau berwiraswasta. Dari pada pusing cari kerja, sementara unemployment di mana-mana, lapangan kerja sangat terbatas. Beranikah kita tampil beda, dengan menjadi solusi bagi mereka, atau minimal bagi diri sendiri…? Bagi yang sudah bekerja di bidang apa saja, beranikah Anda tampil beda dengan melakukan tugas sebaik-baiknya? Menjadi yang terbaik di bidang Anda…

Sukses menantang keberanian dan kerja keras kita, beranikah kita tampil beda, dengan menjemputnya di barisan paling depan. Dalam pendidikan, karier, bisnis, sosial-politik, dan semua aspek kehidupan; beranikah kita tampil beda, menjadi di atas rata-rata? Mengutip ceramah Dato’ Dr. H. Mohd Fadzilah Kamsah dari Malaysia, “Orang cemerlang suka lakukan apa yang orang gagal tak suka lakukan…!”

Terimakasih yang sebesar-besarnya buat sang penulis yang telah menulis ini dengan penuh inspiratif……

Cuma ada sepatah kata untuk mengungkapkan makna dari tulisan diatas….

“Selalu Jadilah yang terbaik dimanapun dan kapanpun”

Cinta adalah Suatu Pilihan

Posted in KEHIDUPAN on May 23, 2007 by ricisan

 

 

Ketika kita bertemu orang yang tepat
untuk dicintai,
Ketika kita berada di tempat pada saat
yang tepat,
Itulah kesempatan.

 

Ketika kita bertemu dengan seseorang
yang membuatmu
tertarik,
Itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah
pilihan ,
Itupun adaah kesempatan .

 

Bila kita memutuskan untuk mencintai
orang tersebut,
Bahkan dengan segala kekurangannya,
Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

 

Ketika kita memilih bersama dengan
seseorang walaupun
apapun yang terjadi,
Itu adalah
pilihan.

 

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih
banyak orang lain
Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih
kaya daripada
pasanganmu
Dan tetap memilih untuk mencintainya,
Itulah pilihan .

 

Perasaan cinta, simpatik, tertarik,
Datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah
pilihan

 

Pilihan yang kita lakukan.
Berbicara tentang pasangan jiwa,
Ada suatu kutipan dari film yang Mungkin
sangat tepat :
\”Nasib membawa kita bersama, tetapi

tetap bergantung padakita

bagaimana membuat semuanya berhasil\”

 

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada.
Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang
Yang diciptakan hanya untukmu.

 

Tetapi tetap berpulang padamu
Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin
Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya,
atau tidak…

 

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan
jiwa kita,
Tetapi mencintai dan tetap bersama
pasangan jiwa kita,
Adalah pilihan yang harus kita lakukan.

 

Kita ada di dunia bukan untuk mencari
seseorang yang sempurna untuk dicintai
TETAPI untuk
belajar mencintai orang yang tidak sempurna
dengan cara yang sempurna

 

Bukan masalah utk mendpatkan seseorang
yg sempurna utk
dicintai,
tapi bagaimana mencintai seseorang dg
cara yg sempurna

 

Cinta itu sendiri adalah suatu pilihan.”

Usb???Firewire???SCSI???

Posted in TEKNOLOGI on May 6, 2007 by ricisan

Meskipun repot dan mahal, kadang beberapa konsumen menganggap perlu untuk menambah koneksinya. Namun, di antara koneksi yang ada mana yang lebih baik? USB, FireWire, atau SCSI?

Pada saat akan membeli sebuah produk seperti printer, kamera, atau bahkan sebuah perangkat lain yang jauh lebih sederhana, kita kerap kali bertanya: “Koneksi apa yang digunakan? USB atau FireWire?” Atau tidak jarang juga timbul pertanyaan-pertanyaan: sebenarnya apa bedanya antara USB dan FireWire? Mengapa semua komponen tidak menggunakan koneksi yang sama saja? Bukankah dengan demikian konsumen tidak akan dibingungkan lagi.

Bahkan sekarang pilihan yang ada lebih bervariasi lagi. Karena setiap koneksi bisa memiliki lebih dari satu versi yang berbeda. Pada USB dan FireWire mungkin tidak terlalu riskan, karena keduanya hanya memiliki dua versi saja, Yaitu USB 1.1 dan USB 2.0 serta FireWire a dan FireWire B. Namun, lain halnya dengan SCSI yang memiliki lebih dari lima versi. Ada, SCSI Wide Ultra2 SCSI Ultra3 dan masih ada beberapa lagi. Selain versi, pin pun beragam. Beragamnya bentuk pin biasanya dipengaruhi, baik dari versi transmisi (misalnya pada SCSI) atau dapat juga dipengaruhi dari perangkat yang digunakan. Contohnya saja konektor USB pada kamera digital dengan konektor USB pada MP3 Player berbeda.

Untuk membeli produk tertentu, kita memang tidak dapat sembarang beli, melainkan kita harus mencocokkannya dengan apa yang sudah dimiliki oleh komputer. Meskipun tidak jarang juga seseorang akan dengan sengaja menambahkan koneksi baru agar mendapatkan transmisi yang lebih cepat.

Salah satu yang menjadi pilihan selain USB dan FireWire adalah SCSI. Jika untuk komputer personal, kehadiran SCSI menjadi pilihan yang masih dapat ditawar. Lain halnya pada server atau komputer-komputer yang membutuhkan akses data yang cepat, maka kehadiran SCSI dianggap salah satu syarat.

Mana yang lebih baik USB, FireWire, atau SCSI? Pertanyaan yang benar bukan mana yang lebih baik, tapi mana yang paling tepat untuk kebutuhan Anda. Sebab setiap koneksi tidak hanya berbeda dalam hal biaya dan kecepatan saja. Ketiga koneksi yang disebutkan
tadi juga memiliki karakter yang berbeda-beda satu sama lain. Oleh sebab itu, Anda harus jeli menelaah aplikasi yang akan digunakan sebelum memutuskan membelinya.

USB
Ketersediaan port USB sudah menjadi umum pada hampir seluruh komputer ataupun notebook keluaran tahun ini. Biasanya setiap komputer memiliki dua sampai empat port USB.

USB kali pertama dikembangkan untuk menggantikan port serial pada Mac dan port parallel pada PC. Meskipun kenyataannya, pada PC saat ini USB tidak hanya menggantikan port parallel saja melainkan juga serial. Lihat saja kini sudah banyak mouse, keyboard, gamepad, atau PDA yang biasanya menggunakan port serial kini juga menggunakan port USB.

Awalnya USB yang diperkenalkan adalah USB 1.1, namun sekarang USB sudah berkembang menjadi USB 2.0. Walaupun kehadiran USB 2.0 sudah banyak melengkapi berbagai komputer dan notebook, bukan berarti USB 1.1 tidak lagi beredar. Saat ini, masih banyak beberapa produk atau komputer yang masih menggunakan USB 1.1.

Setiap sebuah kabel USB di dalamnya terdapat empat kawat kabel kecil. masing-masing berwarna merah, cokelat, kuning, dan biru. Merah untuk menghantarkan tegangan 5 Volt, cokelat untuk Ground, dan kuning-biru untuk mengirimkan data. Secara fisik bentuk konektor ada dua macam. Yang pertama disebut konektor A dan yang satu lagi disebut konektor B. Bila alat yang digunakan memiliki USB yang terpasang secara permanen, maka yang akan terhubung ke komputerlah dinamakan konektor A. Sedangkan bila alat menggunakan kabel terpisah, maka konektor yang terhubung pada alat dinamakan konektor B.

Pada USB, Anda lebih bebas memasang alat dibandingkan dengan serial atau parallel biasa. Sebab dengan USB, Anda dapat memasang alat dengan cara plug n play tanpa harus proses deteksi terlebih dahulu. Dan proses instalasi pun tidak dapat berjalan lebih mudah.

Kecepatan USB juga masih lebih baik dibandingkan dengan koneksi serial dan parallel. USB yang pertama (USB 1.1) memiliki kecepatan 1,5 MBps dan 12 MBps. Sedangkan USB dua memiliki kecapatan 20 kali lebih cepat dari USB 1.1, yaitu 480 MBps (sama dengan 60 MBps). Memang lebih cepat dari paralel biasa, namun tetap saja tidak lebih cepat dibandingkan FireWire b (100 MBps=800 MBps)) atau SCSI Ultra3 (160 MBps=1280 MBps).

Sekarang yang banyak beredar dipasaran adalah USB 2.0. Namun bukan berarti USB 1.1 ditinggalkan. USB ini masih tetap ada. Anda juga tidak perlu takut terhadap kompatibilitasnya bila menggunakan USB berbeda versi. Sebab keduanya tetap dapat berhubungan hanya saja kecepatannya akan mengikuti yang terendah.

Tidak hanya kecepatan yang menjadi kelebihan USB. Dengan sebuah konektor USB, Anda dapat menghubungkan 127 alat sekaligus. Yaitu dengan menggunakan alat yang dinamakan USB Hub. Biasanya satu USB Hub minimal memiliki empat koneksi. Namun salah satu yang menjadi kelemahannya adalah, hal ini akan membuat degradasi kecepatan pada koneksi.

Hub itu sendiri terbagi dua jenis, yang pertama adalah yang membutuhkan listrik sendiri atau yang disebut juga powered hub. Yang kedua adalah hub yang tidak menggunakan listrik atau disebut juga unpowered hub. Dalam memilih hub, yang perlu diperhatikan adalah alat yang akan dihubungkan. Bila alat tersbeut telah terhubung pada listrik seperti printer atau kamera yang menggunakan baterai, maka Anda dapat menggunakan unpowered hub. Tetapi apabila alat tersebut tidak terhubung pada listrik seperti mouse, harddisk eksternal, maka Anda dapat menggunakan powered hub. Sebab jarak yang terlalu jauh antara alat dengan komputer akan mengakibatkan alat tidak mendapatkan asupan listrik.

Dengan USB, jarak koneksi dapat lebih panjang dari parallel, yaitu dapat mencapai 30 meter dengan bantuan repeater. Bila tidak menggunakan repeater, maka setiap kabel mampu mengirim data sejauh 5 meter.

Jenis koneksi sebenarnya ada beberapa macam, yaitu Interrupt, Bulk, dan Isochronous.

Yang dimaksud dengan Interrupt adalah sejenis mouse atau keyboard. Data yang dikirimkan oleh peralatan ini sangat kecil dan datang di tengahtengah aplikasi yang sedang berjalan.

Lain halnya dengan Bulk. Data yang dikirimkan oleh Bulk lebih besar dan tidak terkirim secara tiba-tiba atau ditengah aplikasi yang sedang berjalan. Salah satu contohnya adalah printer.

Sedangkan yang dimaksud dengan Isochronous adalah data yang terkirim secara terus menerus atau yang disebut juga data streaming. Salah satu contoh Isochronous adalah speaker.

Untuk keperluan dua hal yang pertama USB memang sangat tepat, namun untuk keperluan yang ketiga yaitu Isochronous agak sedikit sulit. Apalagi jika data tersebut termasuk jenis true isochronous, akan lebih sulit lagi.

FireWire
Bila USB memiliki kelemahan dalam melakukan komunikasi data streaming atau Isochronous, tidak halnya dengan FireWire. FireWire kali pertama dikembangkan untuk memberikan kecepatan yang lebih baik dari USB.

FireWire yang pertama (FireWire a/FireWire 400) memiliki kecepatan 400 MBps, jauh lebih besar dari USB 1.1, namun bukan berarti juga lebih lamban dari USB 2.0. Ada beberapa pengujian yang dilakukan antara USB 2.0 dengan FireWire a dalam memindahkan data dari sebuah harddisk, baik dengan tipe dan pada komputer yang sama. Pada pengujian tersebut diketahui bahwa FireWire a dapat membaca, sekaligus menulis lebih cepat dari USB 2.0. Ada dua situs yang dapat Anda kunjungi mengenai hal ini, yaitu www.usbware.com/FireWire-vs-usb.htm dan www.barefeats.com/usb2.html.

FireWire b atau disebut juga FireWire 800 memiliki kecepatan dua kali dari versi sebelumnya, yaitu 800 MBps atau sama dengan 100 MBps. FireWire ini jauh lebih cepat dibandingkan USB 2.0, namun masih lebih jauh jika dibandingkan SCSI Ultra3. FireWire 800 memiliki nilai kecepatan yang sama dengan SCSI Wide Ultra2.

Namun, ternyata tidak hanya kecepatan saja yang lebih unggul dari USB, FireWire dapat menangani transmisi data Isochronous dengan sangat baik. Oleh sebab itu, FireWire banyak digunakan untuk transmisi perangkat multimedia.

Meskipun kecepatan dan transmisi yang dimiliki oleh FireWire lebih baik, bukan berarti FireWire lebih unggul dari USB. Ada beberapa hal yang menjadi kelemahan FireWire. Misalnya saja jumlah perangkat yang dapat terhubung dengan FireWire tidak sebanyak USB. FireWire hanya memungkinkan 63 perangkat terhubung. Namun, setiap perangkat yang terhubung oleh sebuah FireWire dapat langsung digunakan oleh dua komputer/MAC sekaligus.

Berbeda dengan USB yang bersifat host base, FireWire bersifat peer to peer. Artinya, setiap peralatan dapat terhubung satu sama lain tanpa adanya bantuan dari komputer. Misalnya, dua buah kamera yang saling terhubung satu sama lain dnegan bantuan kabel Fire-Wire. Hal ini berbeda dengan USB yang setiap alat harus terhubung pada komputer untuk dapat terkoneksi.

Dan kelemahan lain dari FireWire adalah diperlukannya alat tambahan berupa kartu FireWire untuk dapat menghubungkannya. Hal ini tentu saja menuntut dana yang lebih besar dibanding Anda menggunakan USB. Namun jika memang alat yang dimiliki membutuhkan kecepatan tinggi dan transmisi yang lebih konstan, maka FireWire patut menjadi opsi yang perlu dipertimbangkan.

SCSI
Jika Anda merasa USB dan FireWire masih kurang cepat, cobalah tengok SCSI (small computer system interface). SCSI adalah yang tercepat di antara ketiganya. Karena SCSI mampu mengeksekusi pekerjaan lebih efisien dibandingkan interface lain.

Seperti halnya FireWire, SCSI juga memerlukan kartu tambahan sebagai kontrol. Namun dari segi harga, SCSI jauh dibandingkan USB ataupun FireWire. Untuk sebuah kartu FireWire 400, Anda dapat membeli dengan harga kurang dari Rp300 ribu. Sedangkan harga sebuah kartu SCSI mulai dari Rp300 ribu lebih sampai jutaan rupiah.

Memilih SCSI juga tidak semudah memilih USB atau FireWire. SCSI ada berbagai jenisnya. Masing-masing jenis berbeda kecepatan maupun jumlah pin, sehingga dalam membelinya nanti diperlukan kehati-hatian.

SCSI merupakan perangkat multithreading, kecepatannya tidak akan menurun seiring dengan jumlah device atau perangkat disambungkan kepadanya.

Kecepatan, fleksibilitas, dan biaya membuat SCSI tidak umum dipergunakan untuk kepentingan personal. Sebagian besar menggunakan SCSI untuk digunakan pada perangkat yang memang membutuhkan kecepatan dan kinerja yang andal. Contohnya seperti harddisk dan perangkat back-up. Dan biasanya yang menggunakan bukanlah komputer personal namun server. Tetapi sebagian perangkat grafis yang membutuhkan kecepatan dan bandwidth besar juga ada yang menggunakan SCSI sebagai interface-nya. Contohnya, scanner dan printer berukuran besar atau terkoneksi pada jaringan yang sibuk.

Sama dengan FireWire, SCSI kali pertama diperkenalkan oleh Apple sebagai interface tambahan pada MAC. Namun akhirnya, SCSI berkembang dan dapat dipergunakan pada semua operating system.

SCSI yang pertama dinamakan SCSI-1 dengan kecepatan 40 MBps dan jarak maksimal 6 meter, SCSI ini mampu menampung hanya delapan devices sekaligus. Kemudian versi keduanya SCSI-2 atau yang dikenal dengan “SCSI biasa” memiliki kecepatan yang dapat ditingkatkan sampai 80 MBps dan jumlah device pun dapat ditambahkan sampai dua kali lipat SCSI-1.

SCSI terus berkembang, sejak pertama diperkenalkan yaitu tahun 1981, kini SCSI sudah tersedia dalam sembilan varian. Yang tercepat adalah SCSI yang terakhir diluncurkan yaitu SCSI Ultra3, yang memiliki kecepatan 160 MBps (sama dengan 1280 MBps) dengan jarak tempuh maksimal 12 meter dan device yang terhubung 16 buah. Ultra3 juga dilengkapi dengan Cyclical Redundancy Checking (CRC) untuk memastikan integritas data yang ditransfer serta untuk validasi jaringan.

Dalam menggunakan SCSI, setiap device yang terhubung harus memiliki ID masing-masing. Pemberian ID ini dapat dilakukan dengan bantuan software tambahan khusus untuk mengontrol SCSI device yang digunakan. Setiap device yang terhubung akan dikurangi satu. Karena kartu SCSI itu sendiri akan ikut dihitung. Misalnya saja Ultra3 yang memiliki kemampuan menampung 16 device, maka pada kenyataannya ia hanya akan menampung 15 device saja. Sebab satu ID device-nya akan digunakan untuk kartu SCSI sebagai alat kontrol.

Jika dibandingkan FireWire jarak dan device yang dapat terhubung, SCSI tertinggal jauh. Namun, untuk kecepatan dan kestabilan masih lebih baik SCSI. Meskipun dari segi harga lebih mahal.

Mana yang akan dipilih? Sebaiknya lihat kembali apa yang akan dilakukan. Jika aplikasi Anda memiliki karakter Isochronous, maka gunakan FireWire. Atau bila hanya sekadar perangkat sederhana seperti mouse, keyboard, atau flash disk, gunakan saja USB. Namun bila perangkat tersebut adalah ruang backup, terhubung ke jaringan yang sibuk, atau memang membutuhkan transmisi yang sangat stabil, sebaiknya Anda memilih SCSI.

LEBIH LANJUT
www.barefeats.com

Write By : Fadilla Mutiarawati

Kalo memang udah tahu bedanya, apalagi bro…

silahkan pilih yang menurut kita bisa digunakan se-efisien mungkin…