Archive for June, 2007

Link Download Buku Hacker….

Posted in TEKNOLOGI on June 5, 2007 by ricisan

 Hacker’s black book

CODE

http://rapidshare.com/files/28122903/Hacker_s_Black_Book.rar

 

Art of deception

CODE

http://rapidshare.com/files/28122128/Art_of_deception.rar

 

Hack Proofing your network

CODE

http://rapidshare.com/files/28122051/Hack_Proofing_your_network.pdf

 

Hacking Exposed Network Security Secrets and Solutions

CODE

http://rapidshare.com/files/28121766/Hacking_Exposed________Network_Security_Secrets_and_Solutions__.pdf

 

6 Useful Hacking eBooks

CODE

http://rapidshare.com/files/28121109/6_Useful_Hacking_eBooks.rar

 

Hack I.T.: Security Through Penetration Testing

CODE

http://rapidshare.com/files/28109197/Addison.Wesley.Hack.IT.Security.Through.Penetration.Testing.rar

 

Dangerous Google Searching For Secrets


CODE

http://rapidshare.com/files/28099899/Dangerous_Google_-_Searching_For_Secrets.rar

 

Hacking The Art of Exploitation

CODE

http://rapidshare.com/files/28098125/Hacking_The_Art_of_Exploitation.rar

 

from echo

 

DAJJAL MUNCUL DARI INDIA

Posted in KEHIDUPAN on June 5, 2007 by ricisan

Salah satu tanda akhir zaman yang akhir-akhir ini cukup menyedot perhatian adalah kehadiran seorang bernama Sai Baba, dia lahir dan tinggal di Desa Nilayam Puthaparti, wilayah timur Khurasan, tepatnya India Selatan. Benarkah dia Dajjal sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah saw dalam haditsnya? Ada dua hadits yang menyebutkan hal ini; pertama, hadits yang diriwayatkan dari Abu Bakar as-Shiddiq, ia berkata: Rasulullah saw bersabda kepada kami, Dajjal akan keluar dari bumi ini dibagian timur bernama Khurasan (Jamiu at Tirmidzi). Kedua, sabda Rasulullah saw, Ketahuilah, bahwa dia berada di laut Syam atau laut Yaman. Oh tidak, bahkan ia akan datang dari arah timur. Apa itu dari arah timur… dan Beliau berisyarat dengan tangannya menunjuk ke arah timur (Shahih Muslim).

Hal yang cukup mengejutkan, sudah ribuan muslimin yang terjebak pada fitnah lelaki yang tertuduh sebagai Dajjal ini. Dan sudah lebih dari puluhan juta manusia dari berbagai suku bangsa dan agama yang masuk dalam tipu dayanya. Laki-laki ini bagai medan magnet raksasa yang mampu menyedot perhatian seluruh manusia dari berbagai negara. Mereka datang untuk memohon berkah dan karamah darinya. Dan lebih parah lagi, mereka yang datang menemuinya semakin yakin bahwa tokoh tersebut adalah Tuhan yang dijanjikan muncul di akhir zaman. Dialah Begawan Shri Satya Sai Baba Sang Avatar, seorang lelaki kribo yang tinggal di wilayah timur Khurasan, tepatnya India Selatan. Desa Nilayam Putthaparti. Laki-laki itu memiliki kemampuan menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang lumpuh dan buta, bahkan mampu menurunkan hujan dan mengeluarkan tepung dari tangannya. Ia juga mampu berjalan melintasi belahan bumi dalam sekejap, menciptakan patung emas, merubah besi menjadi emas, dan banyak lagi berbagai fitnah yang ditunjukkan oleh Sai Baba kepada ribuan orang – bahkan – jutaan yang datang dari berbagai suku bangsa dan agama. Maka sudah saatnya bagi setiap muslim untuk mengetahui masalah ini, agar dirinya tidak menjadi korban berikutnya dari fitnah Sai Baba ini.

Beberapa korelasi dan keserupaan antara Sai Baba sang Avatar dan sifat-sifat Dajjal yang disebutkan oleh Rasulullah saw; Dajjal memiliki kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat, dan kecepatannya seperti badai atau secepat awan yang ditiup angin kencang, Sai Baba memiliki kemampuan berjalan menjelajahi bumi dalam perhitungan kejapan mata. Dajjal memiliki banyak pengikut bahkan di akhir zaman nanti banyak manusia yang berangan-angan untuk berjumpa dengan Dajjal, Sai Baba memiliki pengikut yang jumlahnya puluhan juta manusia. Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit, Sai Baba memiliki kemampuan menghidupkan orang mati dan menyembuhkan para penderita kanker. Dajjal bisa menurunkan hujan, Sai Baba juga mampu menurunkan hujan dan mendatangkan air untuk penduduk Prasanti Nilayam. Dajjal bisa berpindah raga dan tempat, dari satu bentuk ke bentuk lainnya, Sai Baba bisa berpindah dari satu jasad ke jasad yang lain yang merupakan bentuk reinkarnasi dirinya. Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan, Sai Baba mengklaim bahwa dirinya adalah Tuhan penguasa alam semesta. Dajjal datang dan bersama ada gunung roti dan sungai air, Sai Baba memiliki kemampuan mengeluarkan vibhuti (tepung suci) di udara dari tangannya. Dajjal akan muncul dan mengaku sebagai Nabi, Sai Baba mengaku akan menjelma sebagai al-Masih Isa setelah tahun 2020. Dajjal akan muncul lalu mengaku sebagai orang bijak, sehingga banyak sekali orang yang tertarik untuk mengikutinya, Sai Baba mengaku sebagai orang bijak yang membawa misi kebajikan untuk jagat raya. Dajjal pimpinan orang Yahudi, Sai Baba memiliki misi menyebarkan teologi zionis.

Pada akhirnya, kita telah mengetahui betapa besarnya fitnah dan subhat yang ditimbulkan oleh Sai Baba ini. Lalu apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi fitnahnya? Bagaimana jika tuduhan bahwa Sai Baba ini kelak terbukti sebagai Dajjal yang dijanjikan, dan bagaimana jika ia hanya salah satu dari 30 Dajjal pendusta penebar subhat?

Jika benar bahwa Begawan Sai Baba adalah Dajjal yang dimaksud, maka antisipasi yang paling dini adalah hendaknya setiap muslim tidak pernah melupakan doa perlindungan dari fitnah Dajjal, juga membaca sepuluh awal dan sepuluh akhir surat al Kahfi, setidaknya pada setiap malam Jum’at. Selebihnya, jangan sekali-kali berfikir untuk mendatanginya, meski sebatas penasaran dan sekedar ingin tahu, apalagi untuk mencari solusi darinya, na’udzubillah. Sudah banyak kyai dan ulama India yang melakukan hal itu. Mereka datang untuk sekedar ingin tahu atau klarifikasi atas semua isu tersebut. Akan tetapi yang terjadi justru sebaliknya, tiba-tiba saja mereka takluk dan mengakui kebenaran ajaran yang dibawa oleh Sai Baba. Umat Islam di Nilayam Putthaparti yang dibangunkan masjid oleh Sai Baba-pun tak kuasa untuk tidak mengakui kebenaran dan kebesarannya, bahkan mereka berani memberikan pujian bahwa Sai Baba lah yang membuat keimanan mereka bertambah dan pengetahuan mereka tentang Islam dan Alquran menjadi lebih baik.

Diambil dari forum www.indomp3z.org

Percakapan antara hati dan diri…

Posted in Uncategorized on June 5, 2007 by ricisan

diambil dari percakapan antara hati dan diri…

hhhmmmmmmmmmm………….

ga terasa ya….

sekarang umur sudah 20 tahun….

ternyata aq udah menghabiskan 20 tahun sisa jatah hidup ku yang diberikan Tuhan kepada ku….

ada sebuah keraguan yang terbesit dihati, apakah aq selama 20 tahun terkahir sudah memberikan yang terbaik bagi diriku sendiri kususnya dan orang lain umunya????

kayaknya belom, hatiku berbisik lirih…

aq terlalu banyak membuang waktuku untuk hal2 yang tidak berguna, aq juga terlalu banyak membuang waktuku untuk membuat orang lain sakit hati….

sekarang lah saatnya, aq bangkit dan membaut diriku kembali dihargai oleh semua orang, DO THE BEST ALL TIME…itu kata salah seorang teman ku…dan diakhir percakapan ini, aq hanya ingin ketika aq tiada lagi di bumi ini, aku khan selalu ada dihati mereka yang aq sayangi….

Luka…

Posted in ABOUT ACHEH on June 5, 2007 by ricisan

AKSI perampokan beruntun terjadi di beberapa tempat dalam wilayah yang baru damai: Aceh. Ini menyisakan luka, duka bagi anggota keluarga yang kehilangan bagian keluarga lainnya. Anak kehilangan sang ayah, isteri kehilangan suami, bahkan daerah ini pun terancam kehilangan puluhan puteranya yang kini sedang berhadapan dengan maut, menanti sang ajal menjemput dalam kecaman hukuman mati di negeri jiran Malaysia.

Luka juga menoreh sudut hati terdalam, menyaksikan kondisi moral aneuk nanggroe yang dirasa semakin jauh dari ajaran suci agama dan keyakinan mereka. Secara beruntun, kita saksikan seperti sebuah drama yang tak berakhir.

Aksi bejad mesum yang tidak ditenggarai oleh ikatan suci pernikahan, meruyak bak jamur di musim hujan. Mulai dari muda belia, hingga si tua renta. Entah apa yang terlintas di pikiran mereka saat melakukan hubungan tidak sah yang kemudian diabadikan pula melalui telpon seluler.

Tapi, kalau pelanggaran syariat ini dilakukan oleh warga Aceh, termasuk pejabatnya di luar Aceh, ini memang bukan hal yang luar biasa. Sudah menjadi rahasia umum. Namun, trend untuk mengabadikan adegan mesum dengan pasangannya, yang dikerjakan di Aceh dan kemudian menjadi trend baru di Aceh? Ini memang dahsyat. Munafik-kah kita?

Syariah terkoyak luka.

Kasus terakhir tindakan mesum, lebih memperparah luka. Manakala sepasang muda belia menjadi korban tindak kebejatan lainnya dari sekelompok pemuda yang melakukan pemaksaan terhadap pasangan remaja ini. Bejat…, sutradara nista memaksa pasangan ber-adegan melakukan mesum mereka di hadapan banyak orang. Ini pemaksaan yang …, saya mengigil.  

Tak terbayang oleh saya, ketika kondisi ini menyeruak ke permukaan nanggroe ini. Mata terbelalak, senyum menjadi kecut, seolah tak percaya, kenyataan ini ada di depan mata, di nanggroe syariah. Lihatlah fenomena ini bapak-bapak pejabat…

Padahal, baru saja kita menyaksikan adegan pelanggaran syariat itu dilakukan oleh PNS di Aceh Barat Daya. Tak lama kemudian kembali dihebohkan dengan adegan yang serupa oleh pasangan belum menikah dari kawasan Neusu. Dan, nafas kembali terhenyak, ketika menemui kenyataan hal serupa kembali terulang, bahkan diikuti dengan tindakan kejam yang sangat tidak bermoral.

Salah apa kita di nanggroe tercinta? Benarkah semakin kita dikekang semakin bergolak keliaran yang secara naluri dimiliki oleh manusia? Atau penguasa baru yang sedang gentayangan mengatasnamakan dan mencincang syariat?

Sepertinya luka ini semakin melebar saja. Sejauh ini, tak ada dokter yang mampu melakukan pengobatan yang cukup baik untuk membuat luka ini menjadi lebih tak menganga.

Pelaku pelanggaran masih tetap menjadi misteri dan belum terungkap. Baik itu pelaku perampokan bersenjata, pelaku pembunuhan keji hingga pelaku kejahatan seksual. Entahlah …

Sekali waktu obrolan warung kopi antara saya dan seorang teman membuat saya terenyuh dan tergugu. “Ini adalah akibat dari kurangnya pendidikan di masyarakat kita. Entah itu pendidikan dari mana, dari meunasah kah, atau dari sekolah. Kita tidak mampu menerima perubahan global yang kini merangsek cepat tanpa bisa dicegah,” katanya.

Saya pun mulai membayangkan, maraknya sinetron yang tayang di televisi swasta, hampir setiap malam dengan topik hamil di luar nikah, pergaulan muda-mudi tanpa batas, hedonisme, hingga aksi taubat seorang anak manusia yang sebelumnya bejad, dengan menunjukkan hukum-hukum pembalasan dari Tuhan Sang Penguasa, (yang terkadang aneh di pandangan saya, mengutip satu perkataan yang pernah dilontarkan seorang Da’i Kondang di zamannya, Zainuddin MZ. “Ini dia neh, kalau sudah ada syetannye, keluar deh fathehahnye.. seolah-olah Islam hanya antara Syetan dan Fathihah.”

Belum lagi tayangan siaran televisi luar negeri yang kini bisa didapat hanya dengan menekan dua jari di kamar tidur kita. “Globalisasi perkembangan dunia ini tidak bisa dicegah, bak gelombang tsunami, datang dan menerjang apa yang ada, tapi kita bisa menghindar, jika kita bisa bersikap bijak,” tambah teman saya pula.

Kembali saya tergugu.

“Kini di nanggroe ini, sudah kah kita bersikap bijak. Pemerintah, penegak hukum dan orang lain yang bertanggungjawab terhadap perkembangan nangroe ini saja, nyaris bosan mengurusi nanggroe dan isinya. Jangan-jangan aturan syariah yang sudah digembar-gemborkan sejak lama hanya untuk kejar setoran saja, buktinya makin bersyariah, makin liar isi nanggroe ini,” ahhh… teman saya ini makin tak bisa diam.

Sudah lah… saya menukas. Tapi dia tetap berceramah. “Syariah, bukanya hanya shalat lima waktu, menutup aurat, tidak berdua-duaan, tapi juga melingkupi perilaku kita sehari-hari. Misalnya, tidak mengeluarkan kata-kata makian yang merangkum bentuk lubang dubur (maaf-pen) hingga bentuk hewan yang diharamkan agama.”

Kendati bosan mendengarnya, tapi saya tidak merasa sedang di-khutbah-i.

Memang, diakui atau tidak, situasi dan kondisi (mungkin ini terus menjadi ujian bagi kita dari Allah) telah membuat semua warga di nanggroe ini mulai terkikis hati nuraninya dan perasaan jiwanya. Sifat egois dan ingin menang sendiri mulai memuncak pada setiap langkah kaki mengawali hari demi hari. Barangkali kita sudah lupa, bagaimana indahnya kebersamaan dalam sebuah kehidupan. Kebersamaan menjalankan syariah, kebersamaan menjalankan roda ekonomi, bahkan kebersamaan menjalani rasa luka dan duka.

Tapi, kita masih mungkin kok mengembalikan itu semua, hanya caranya bagaimana? Saya pun kembali tergugu.

Harian Aceh Kita, Minggu, 3 Juni 2007, 21:11 WIB
CELOTEH
Reporter : Despriani Y Zamzami

kumpulan hikmah harian…

Posted in KEHIDUPAN on June 5, 2007 by ricisan
  1. Hikmah Hari Ini: “Org yg cerdik berakal ialah org yg memperhitungkan keadaan dirinyadan suka beramal utk mencari bekal sesudah matinya,sedangkan orang yang lemah ialah orang yang dirinya selalu mengikuti hawa nafsunya dan mengharap-harapkan kemurahan atas Allah yakni mengharap-harapkan kebahagiaan dan pengampunan di akhirat, tanpa beramal shalih.” (HR.Termidzi)
  2. “Wahai anak manusia, setiap kali engkau meminta kepada-Ku dan mengharap dari-Ku, maka Aku akan ampunkan bagimu apa yang telah lalu dan Aku tidak peduli betapapun besar dan banyaknya dosamu. Wahai anak manusia, seandainya dosa-dosamu mencapai setinggi langit, kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak manusia, seandainya engkau datang kepada-Ku dengan membawa setumpuk dosa sebesar bumi, kemudian engkau berjumpa dengan-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, maka Aku akan memberikan ampunan sebesar bumi itu pula” (Hadits Qudsi Riwayat Turmudzi)
  3. Hikmah Hari Ini: “Jika kamu ingin dikasihi Allah dan Rasul-Nya, maka sampaikanlah amanat apabila kamu diberi kepercayaan, dan berlaku jujurlah (benar) apabila berbicara, dan berbuat baiklah kepada tetangga-tetangga, yaitu orang yang bertetangga dengan kamu.” (HR. Thabrani)
  4. Hikmah Hari Ini: “Maafkanlah kesalahan orang yang murah hati (dermawan). Sesungguhnya Allah menuntun tangannya jika dia terpeleset (jatuh). Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada surga. Seorang yang bodoh tapi murah hati (dermawan) lebih disukai Allah daripada seorang alim (tekun beribadah) tapi kikir. (HR. Ath-Thabrani)
  5. Hikmah Hari Ini:
    Jika kamu ingin mengetahui seberapa besar cinta Allah padamu maka:
    (1) Lihatlah volume cintamu kepada kalam-Nya, Yaitu Al-Qur`an, dihatimu.
    (2) Seberapa besar volume kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan firman-Nya. Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyanyian itu diperdengarkan? Sesungguhnya merupakan hal yg wajar, bahwa barang siapa yang mencintai kekasih, maka suara dan pembicaraannya adalah sesuatu yng di cintai. (Ibnu Qayyim)
  6. Hikmah Hari Ini: “Abdullah ibnu Mas’ud Ra berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdol?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari)
  7. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur dan gadis-gadis remaja yang sebaya dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta. Sebagai balasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup benyak. (an-Naba’: 31-36)
  8. Hikmah Hari Ini: “Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw, lalu berkata, “Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan diganjar, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain.” (HR. Ath-Thabrani)
  9. Hikmah Hari Ini:
    Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:
    1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.
    2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.
    3. Hiduplah dengan sederhana.
    4. Berilah lebih banyak
    5. Jangan mengharapkan balasan
  10. Hikmah Hari Ini: Surga dan neraka komplain; surga berkata, ‘Penghuniku adalah orang-orang yang lemah dan miskin.’ Neraka pun berkata, ‘Penghuniku adalah orang-orang yang besar kepala dan sombong.’ Kemudian Allah berkata kepada neraka, ‘Kamu adalah azab-Ku; Aku menyiksa orang yang Aku kehendaki dengan menjadikannya sebagai penghunimu.’ Allah juga berkata kepada surga, ‘Kamu adalah rahmat-Ku; Aku melimpahkan rahmat-Ku kepada orang yang Aku kehendaki dengan menjadikannya sebagai penghunimu.’” (HR Tirmidzi; hadits sahih)
  11. Hikmah Hari Ini: “Dari Salman Al farisi r.a berkata: Rasulullah saw bersabda: ‘Seseorang yang mandi pada hari Jum’at. Bersuci menurut kemampuannya, memakai minyak rambutnya atau memakai minyak harum keluarganya kemudian keluar serta tidak memisahkan antara dua orang yang duduk, lantas ia shalat yang difardlukan untuknya dan diam apabila imam, berbicara, sungguh ia diampuni dosanya antara Jum’at dan Jum’at yang lain.” (HR: Bukhari)
  12. Hikmah Hari Ini: “Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, sesungguhnya Al Qur’an dan zikir menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan rerumputan. (HR. Ad-Dailami)
  13. Hikmah Hari Ini: “Cintailah saudaramu dengan biasa-biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kau benci dengan biasa-biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kau cintai. (HR at-Tarmidzi).”
  14. Hikmah Hari Ini: “Mengapa manusia sering angkuh dan sombong? Bukankah awal penciptaannya dari air mani yang hina (menjijikkan). Pada akhir hidupnya menjadi bangkai yang sangat bau, diantara keduanya tiap hari perutnya mengantongi kotoran. Ia tidak bisa memberi rezeki kepada dirinya dan tidak bisa menolak atau menunda kematiannya.” (Ulama)
  15. Hikmah Hari Ini: “Sa’ad bin Abi Waqqash berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?” Nabi Saw menjawab, “Para nabi kemudian yang meniru (menyerupai) mereka dan yang meniru (menyerupai) mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamnya tipis (lemah) dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Bukhari)
  16. Hikmah Hari Ini: “Allah berfirman: “Pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang saling mencintai karena Aku, saling kunjung-mengunjungi, dan saling memberi karena Aku.” (Hadits Qudsi).
  17. Hikmah Hari Ini: “Tahukah kamu, apabila di dekat pintu rumahmu terdapat sebuah sungai dan kamu mandi lima kali sehari? Apakah badanmu masih kotor? Para sahabat menjawab : Tidak! Nabi bersabda lagi : begitulah halnya shalat yang lima kali sehari, Allah menghapuskan dosa-dosa manusia dengan shalat itu.” (Hadits Muttafaq Alaih).
  18. Hikmah Hari Ini: “Seorang mayit dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang minta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya baginya lebih disukai dari dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung-gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah mohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka.” (HR. Ad-Dailami)
  19. Hikmah Hari Ini: “Wajib bagi setiap sendi-sendi salah seorang dari antara kalian untuk bersedekah setiap hari. Setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap tahmid adalah shodaqoh, setiap tahlil adalah shodaqoh, setiap takbir adalah shodaqoh, amar ma?ruf adalah shodaqoh. Nahyi al-munkar adalah shodaqoh. Dan cukup menggantikan itu semua dua rakaat yang dilaksanakan di waktu dhuha? (HR. Muslim No. 720, Kitab Sholatul Musafirin Wa Qashruha, Bab Istihbab Sholat Adh-Dhuha. Jami?ul Ushul 9/436)
  20. Hikmah Hari Ini: “Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.”(Salman al Farisi/Az Zuhd, Imam Ahmad)
  21. Hikmah Hari ini: “Membesarnya kenikmatan Allah bagi seseorang adalah bertambah banyaknya kebutuhan orang kepadanya (banyak dibutuhkan orang). Tetapi barangsiapa enggan memenuhi kebutuhan-kebutuhan orang-orang itu maka dia telah membiarkan kenikmatan itu lenyap. (HR. Al-Baihaqi)
  22. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya pertama-tama amalan yang seseorang itu dihisab dengannya ialah shalatnya, maka jikalau baik shalatnya itu, sungguh-sungguh berbahagialah dan beruntunglah ia dan jikalau rusak, sungguh-sungguh menyesal dan merugilah ia. jikalau seseorang itu ada kekurangan dari sesuatu amalan wajibnya, maka Allah Azzawajalla berfirman: “Periksalah olehmu semua – hai malaikat, apakah hambaKu itu mempunyai amalan yang sunnah.” Maka dengan amalan yang sunnah itulah ditutupnya kekurangan amalan wajibnya, kemudian cara memperhitungkan amalan-amalan lainnya itupun seperti cara memperhitungkan amalan shalat ini.” (HR. Termidzi)
  23. Hikmah Hari Ini: “Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rosulullah SAW bersabda, “Maukah kalian aku tunjukkan amalan yang dapat menghapus dosa-dosa dan dapat mengangkat derajat (di Syurga) ?” Para sahabat menjawab, “Tentu, wahai Rosulullah” Beliau bersabda “Yaitu menyempurnakan wudhu pada waktu-waktu yang tidak disukai (keadaan yang sulit), memperbanyak langkah ke mesjid dan menunggu shalat setelah shalat. Itulah amal – amal yang baik (HR. Muslim)
  24. Hikmah Hari Ini” {from: Taujih Rabbani} “Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah mereka yang apabila ia disebut nama Allah bergetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah bertambahlah imannya dan kepada Allahlah mereka bertawakal, (yaitu) orang- orang yang mendirikan shalat, dan yang menafkahkan apa-apa yang telah dikaruniakan kepada mereka. Merekalah orang-orang mu’min yang sebenarnya …” [Al-Anfaal : 2-4]
  25. Hikmah Hari Ini: “Seorang sahabat datang kepada Nabi Saw dan bertanya, “Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bila aku amalkan niscaya aku akan dicintai Allah dan manusia.” Rasulullah Saw menjawab, “Hiduplah di dunia dengan berzuhud (bersahaja) maka kamu akan dicintai Allah, dan jangan tamak terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia.” (HR. Ibnu Majah).
  26. Hikmah Hari Ini: “Syaqiq ibn Ibrahim ditanya, “Bagaimana dapat mengetahui sayakah orang yang saleh. Apakah sebab orang berkata, ‘Saya orang saleh?”. Syaqiq menjawab, “Tunjukkan rahasiamu pada orang saleh, bila mereka ridha kamu termasuk golongan mereka. Tawarkan dunia pada nuranimu. Jika kau menolaknya, itulah salah satu tanda. Hadapkan maut pada dirimu. Bila kau berani menerima, kaulah orang saleh itu. Bila ketiganya ada pada dirimu mintalah pada Allah selalu jauhkan riya’ dari amalmu supaya tak dirusak dan lebur jadi debu.” (Hikmah dari Langit, Yusuf Mansur. Penerbit Pena)
  27. Hikmah Hari Ini: Orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (al-Baqarah: 277)
  28. Hikmah Hari Ini:
    Tiga Renungan Saat di Cela:
    (1) Jika engkau tidak merasa memiliki aib seperti yang di katakannya, boleh jadi engkau memiliki aib yang sama. Bersyukurlah kpd Allah SWT krn banyak aibmu yang ditutupi.
    (2) Tindakannya itu merupakan penebus bagi dosa-dosamu.
    (3) Jika dia tetap mencelamu, maka berdoalah agar dosanya diampuni Allah SWT. (Ibnu Qudamah)