Archive for May, 2008

BUAH & MANUSIA

Posted in KEHIDUPAN on May 22, 2008 by ricisan

Jangan suka pamer. Jadilah jagung, jangan jambu monyet.
Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan jambu monyet memamerkan bijinya yang cuma satu-satunya.

Setia terhadap pasangan. Jadilah seperti pohon pisang.
Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu mati.

Inner beauty. Jadilah seperti durian, jangan seperti kedondong.
Durian walaupun di luarnya penuh kulit yang tajam, tetapi di dalamnya lembut dan manis. Beda dengan kedondong, di luarnya mulus dan mengkilat, tetapi di dalamnya ada biji yang berduri.

Jaga kesucian dalam bergaul. Jadilah seperti bengkoang.
Bengkoang walaupun hidup dalam tanah dan kompos, tetapi umbinya tetap putih
bersih.

Selalu bertindak adil. Jadilah seperti tandan petai, bukan tandan rambutan.
Tandan petai membagi makanan sama rata ke biji2 petai-nya, semua seimbang, tidak seperti rambutan, ada yang kecil ada yang gede.

Menjadi semakin tua = semakin bijaksana. Jadilah seperti cabai.
Cabai semakin tua, semakin pedas.

Jangan munafik. Jadilah seperti buah manggis.
Buah manggis bisa ditebak isinya dari bagian bawah buahnya.

Menjadi banyak manfaat. Jadilah seperti buah dada.
Selain bermanfaat sumber gizi buat anak, bisa jadi alat rekreasi buat bapaknya juga!

http://iswarade.wordpress.com

“Jangan terlalu stress la…nyantai aja men…

hahahahaaaa……….

saleum

Cara Kenali Psikopat di Tempat Kerja

Posted in Uncategorized on May 22, 2008 by ricisan

Dr. John Clarke, yang bertahun-tahun menjadi psikolog kriminal, mengingat hari di mana dia seketika sadar bahwa mungkin ada sejumlah psikopat di jutaan kantor di seluruh dunia.

“Saya sedang menyampaikan kuliah psikologi kejahatan dan memberikan daftar ciri psikopat. Saat selesai, seorang perempuan menghampiri dan berkata `anda baru saja menggambarkan bos saya`,” katanya kepada Kantor Berita Jerman (DPA).

Clarke menemukan bahwa psikopat tidak hanya ada di penjara, di ruang sidang pengadilan, atau pada kisah “thriller”.

Psikopat, baik laki-laki maupun perempuan, sedang berencana licik di tempat kerja, di seluruh dunia.

Penelitian menyatakan bahwa satu persen populasi orang dewasa yang bekerja adalah psikopat di tempat kerjanya.

Psikopat seperti itu ada di kantor besar maupun kecil, dia ada di ruang rapat dewan maupun di lantai-lantai toko.

Di sanalah, menurut Clarke, mereka bersembunyi; lewat berbohong, mencurangi, mencuri, mememanipulasi, mengorbankan dan menghancurkan para rekan kerja, serta kesemuanya tanpa rasa salah maupun penyesalan.

Lebih buruk lagi, ia menilaie, mereka yang disebut organisasional psikopat, berkembang pesat di dunia bisnis, di mana kezaliman dan nafsu mereka tidak saja mereka salah-artikan sebagai ambisi dan keterampilan memimpin, namun juga sebagai sesuatu yang dihargai melalui promosi, bonus dan kenaikan upah.

“Ambil contoh iklan lowongan kerja. Iklan itu, misalnya, menyebut `anda tahu anda adalah yang terbaik, anda mampu mempengaruhi orang, apapun akan anda lakukan untuk memenangkan organisasi`. Ini jenis pernyataan yang menarik bagi banyak orang, teristimewa lagi untuk psikopat,” katanya.

Ia menimpali, “Organisasi yang memasang iklan seperti ini, secara tidak langsung mengundang psikopat untuk melamar kerja.”

Dalam wawancara rekrutmen, psikopat tampil mempersona sebagai orang yang cocok untuk lowongan itu.

“Mereka adalah pembicara yang sangat bagus dan kadang mengarang riwayat hidupnya, sehingga pewawancara terperdaya. Mereka terlihat mempersona, cerdas dan piawai, tapi jika anda sedikit saja gali lebih dalam, anda akan tahu seperti apa mereka sebenarnya,” kata Clarke.

Psikopat tempat kerja akan melakukan apa saja untuk mendapatkan kekuasaan, status dan upah yang mereka inginkan.

“Mereka berpikir layaknya psikopat kriminal. Mereka berusaha sekeras-kerasnya demi mereka sendiri. Perbedaan keduanya adalah, psikopat kriminal menghancurkan korban secara fisik, sedangkan psikopat tempat kerja menghancurkan korbannya secara psikologis,” ujarnya.

Clarke yang bergelar doktor (PhD) di bidang psikologi dari “University of Sydney”, Australia, adalah penulis buku “The Pocket Pscyho” yang belum lama terbit.

Buku itu adalah panduan sintas bagaimana melindungi diri dari psikopat organisasional.

Menurut Clarke, psikopat tempat kerja dapat diketahui dari pola perilaku dan ciri kepribadian di bawah ini:

1. Tanpa dosa. Psikopat tempat kerja tidak menyesali berapapun yang mereka jadikan korban, mereka tusuk dari belakang atau yang hasil kerjanya mereka curi.

2. Mempesona. Mereka adalah pembicara yang sangat bagus. Mereka lebih suka berhadapan empat mata dan menghindari rapat kelompok.

3. Manipulatif. Mereka membengkokkan sistem maupun aturan perusahaan untuk kepentingan sendiri. Mereka memangsa berbagai kelemahan orang, khususnya yang kurang percaya diri.

4. Parasitis. Mereka mencari penghargaan dari hasil kerja orang lain.

5. Pembohong yang patologis. Psikopat tempat kerja bukan pembohong ulung. Namun, jika mereka ketahuan, mereka dapat berdalih untuk menemukan selamat.

6. Tak menentu. Psikopat hanya punya emosi pokok (senang, sedih, marah). Pergantian antar emosi terjadi sangat cepat, semenit senang, semenit kemudian marah lalu semenit selanjutnya sedih.

Psikopat tempat kerja mencari pertemanan dengan orang yang punya kedudukan lebih tinggi agar dapat melindungi mereka.

Mereka akan merongrong sekaligus berteman dengan bos dan berusaha meniti kedudukan di perusahaan.

Mereka yang diincar psikopat akan menerima akibat yang menghancurkan.

“Mereka merampas keyakinan diri maupun rasa mampu seseorang. Mereka menghilangkan rasa percaya orang terhadap orang lain. Korban menjadi dingin, sinis, getir dan hampir tak mampu bekerja,” ujarnya menegaskan.

Clarke mengatakan, ada dua senjata yang bisa dipakai untuk melindungi diri dari mereka yaitu: pendidikan dan kerjasama tim.

“Jika anda mendidik diri sendiri hingga tahu mengapa orang tersebut bertindak demikian, maka hal ini akan menghentikan siklus menyalahkan diri-sendiri dan rasa terasing dari korban,” katanya.

Ia melanjutkan, “Hal kedua ialah membangun tim dan kerjasama tim. Anda harus berbicara kepada orang lain, dan mengatakan apa yang terjadi. Jika psikopat tidak dapat mengasingkan anda, maka mereka tidak dapat menghancurkan anda.”

Dalam situasi di mana majikan tidak bertindak, maka Clarke menyarankan, korban sebaiknya pindah kerja. Mengapa? Oleh karena, korban tidak bisa mengubah seorang psikopat, dan proses rehabilitasi hanya akan memperparah mereka.

“Mereka tidak peduli. Mereka tidak berpikir dirinya adalah psikopat. Mereka tidak berpikir apa yang sedang dilakukan adalah salah. Mereka hanya berpikir dirinya pintar, dan jika semua orang secerdas mereka, semuanya pun akan melakukan hal serupa,” katanya.

Akhirnya, Clarke pun berpesan: “Saat anda merehabilitasikan mereka, berarti anda mengajarkan keterampilan sosial kepada mereka, dan menunjukkan bagaimana cara berurusan secara pantas terhadap orang lain. Mereka akan menggunakan
keterampilan sosial itu untuk makin memanipulasi orang.

Sumber : http://iswarade.wordpress.com/category/life-philosophy/page/2/

Semoga Bermanfaat bagi kita semua, sebagai dasar antisipasi terhadap mereka yang hanya mau mencari muka di depan BOS dengan dalih yang cukup mempesona, dan juga tanda-tanda orang adanya orang seperti ini dalam lingkungan kerja kita harus membuat kita harus lebih rajin, dan loyal terhadap pekerjaan…

saleum

Hidup…Menurut Mu…

Posted in Uncategorized on May 22, 2008 by ricisan

Hidup….

menurut sebagian orang merupakan dilema yang sebisa mungkin di percepat akhor ceritanya…..

menurut sebagian orang merupakan sebuah penderitaan yang tidak akan pernah berhenti menyiksa…

menurut sebagian orang merupakan kutukan yang mau tidak mau harus dilalui demi menghapus kutukan tadi…

menurut sebagian orang merupakan sebuah kesempatan unuk memperoleh surga….

menurut sebagian orang merupakan sebuah keindahan yang harus terus dinikmati…

menurut sebgaian orang merupakan lembaran yang mengukir sejarah…..

menurut sebagian orang merupakan kebahagiaan yang tidak terkira nilainya…..

menurut sebgain orang merupakan anugerah yang tak kan pernah kembali…

menurut yang lain gimana…??

Aku Sayang Mama

Posted in Uncategorized on May 22, 2008 by ricisan

Dear mama..

Di hari Ibu kali ini ingin sekali aku mempersembahkan sesuatu buat mama ku yang tersayang, yang ku hormati,dan yang selalu aku kagumi.terimakasih mama yang telah melahirkan dan membesarkan ku sampai aku berusia genap 19 tahun pada tanggal 23 desember nanti.

Mama…aku anak semata wayangmu yang sering membuat mu marah, cemas, dan melukai hatimu sampai air mata mu menetes diwajahmu. Entah itu aku sengaja atau mungkin tak kusengaja menyakiti hatimu.

Mama…dari aku lahir sampai berusia 6 bulan mama meninggalkanku dengan nenek yang juga aku kasihi sampai aku berusia 10 tahun aku ikut kembaki dengan mama. Mungkin karena itulah faktor yang membuat kita sering menemukan ketidakcocokan karena mama tidak tau bagaimana kehidupan masa kecilku, sifat masa kecilku, dan aku pun belum mengenal mama lebih jauh. Dapat ku mengerti alasan mengapa mama dulu meninggalkanku, karena itu juga demi aku agar aku bisa tetap hidup, bersekolah, menggapai cita-citaku ya kan ma???mama membanting tulang demi aku, kesana-kemari hanya untuk mendapatkan uang sampai mama harus rela menitipkan aku padahal aku tau betapa beratnya mama meninggalkan aku, aku tau batin mama sebagai Ibu tidak terima harus jauh dari anaknya sendiri.

Mama..aku tau betapa sulitnya kehidupan mama dulu. Bahkan dari mulai aku berada dalam kandungan. mama telah mempertahankanku, menjaga ku dari papa yang tidak mau aku terlahir di dunia. Entah apa alasannya aku tidak tau sampai sekarang, karena dari mulai aku berusia 3 bulan papa telah pergi sampai sekarang aku tidak tau dimana rimbanya. Tapi berkat mama lah aku bertahan selama 9 bulan berada dalam kehangatan rahim mama sampai aku terlahir di dunia yang penuh warna ini.

Mama…perjalanan hidupmu penuh dengan lika-liku, melawan getirnya kehidupan yang fana ini. Dari kecil sampai dewasa mama sangat mandiri dan mama juga sering berada dalam lingkungan yang keras yang memaksa mama untuk berjiwa tegas dan berani menghadapi siapa saja. Di dalam kehidupan mama yang serba sulit mama juga harus hihadapkan dengan orang tua yang keras sehingga memaksa mama harus mengambil jalan yang mandiri, bekerja keras untuk melanjutkan kehidupan.

Mama…aku mengerti kalo mama mengajarkan aku untuk mandiri, bekerja keras, enggak manja maskipun aku anak satu-satu mama. Tapi apakah aku juga harus merasakan sulitnya hidup seperti apa yang mama rasakan dulu? mama sering bilang kalo nenek dulu sering marah bahkan bersikap kasar dengan mama. Tapi apakah aku juga harus mendapat perlakuan yang sama seperti nenek memperlakukan mama?

Mama…aku anakmu yang sangat menyayangimu, aku mohon jangan jadikan aku pelampiasan apa yang mama rasakan dulu karena aku adalah anak kandungmu, anak yang dulu mama perjuangkan, anak perempuanmu mama yang tidak tau apa-apa.

Mama…selalu aku coba memberikan yang terbaik buat mama, yang membuat mama bahagia dan bangga padaku. Tidak pernah aku membantah apa yang mama minta, tidak pernah aku melawan pada mama, disaat mama marah tidak jelas, aku hanya bisa diam meskipun sebenarnya aku ingin sekali menutup kupingku karena suara marah mama yang begitu kuat terdengar. aku tau jika aku membuka mulutku dan menjelaskan masalahnya pasti mama semakin marah dan bahkan bersikap kasar padaku.

Mama...kejadian ini sering sekali terjadi diantara kita. Dan itu pernah membuatku merasa benci dengan mama, aku merasa mama tidak menyayangi aku, aku merasa mama hanya mencukupi dalam segi materi bukan dari bathin. Sementara aku sangat membutuhkan itu, aku iri dengan temen-teman sebaya ku yang akrab sekali dengan mamanya, bercanda, tertawa, berbagi cerita, aku ingin sekali merasakan hal yang serupa.tapi, ternyata kebencian ku pada mama sekarang sirna. Aku merasakan kasih sayang mama pada saat aku sakit. Pada saat aku sakit orang pertama yang aku ingat adalah mama. Saat itu aku sakit gigi tapi udah sangat parah sakitnya sudah sampai pada sistem syaraf. Sebenarnya sakit ku sudah lama aku rasakan tapi aku tidak mau mengatakan pada mama karena aku tidak ingin jadi anak yang manja. Aku coba minum obat untuk menghilangkan sakit tapi mataku justru bengkak karena aku alergi obat. Saat itu yang teringat hanya mama, aku langsung menelpon mama dan mama langsung menjemputku dikampus dan langsung membawaku ke Rumah Sakit. Ini bukan pertama kali terjadi pada ku, sebelumnya aku pernah sakit sinus dan mama juga sangat khawatir. Dia membawaku ke RS dan dokter meminta agar di ronsen, mama sangat sabar menemaniku kesana-kemari untuk melakukan pengobatan. Tidak pernah mama mengeluh sedikitpun, Padahal saat itu aku dan mamaku tidak saling tegur sapa selama kurang lebih sebulan permasalahanya karena salah paham dan mama marah sampai memukulku dan saat itu mama bilang tidak akan mau berbicara lagi padaku, dari itu lah aku tidak berani menegur mama begitu pula dengan mama. Tapi pada saat aku sakit lah aku milihat mama begitu khawatir dan sangat memperhatikan kesehatanku. Semenjak kejadian itu aku sadar mama sebenarnya sayang banget sama mama

Mama…sekarang semua itu telah berlalu, mama telah melewati masa-masa sulit. Dan sekarang mama telah dianugrakan suami yang sangat menyayangi dan mencintai mama sepenuh jiwanya. Dan aku sangat bersyukur pada ALLAH yang telah memberikan ku papa yang sangat menyayangi ku seperti anaknya kandungnya sendiri.

Mama…sekarang kita punya segalanya, mama punya suami yang penyabar, baik, penyayang, pekerja keras, mama juga punya anak yang walaupun bandel sebenarnya sayang banget ama mama, mama punya materi yang cukup yang tidak kekurangan sedikitpun seperti dulu.

Mama…aku ingin lebih dekat lagi dengan mama

Mama…maafkan anakmu ini ya yang sering membuatmu marah

Mama…aku akan menjaga mama disaat mama tidak sanggup lagi menjaga diri mama sendiri begitu juga dengan papa yang saat ini berada di luar negeri untuk bekerja demi untuk keluarga yang dia cintai, semoga saja ALLAH memberikan perlindungan, umur yang panjang, dan kesehatan buat mama, papa, dan aku

Mama…i love you

“Ini bukan