Tuhan, Agamamu Apa…???


“Tuhan, Agamamu Apa..???”

Itulah Sebuah Kalimat yang pernah saya baca dan tertulis dibaju seseorang aktivis berhaluan kiri, mungkin namanya juga harus dirahasiakan, lagipun bukan itu yang akan kita bahas sekarang…heheheheeeee

yaaaaaa…….itulah sebuah Kalimat yang sampai saat ini masih menyisakan berjuta jawaban yang harus dijawab bagi siapapun yang bisa menjawabnya…terus terang aja yaaaa…sampai sekarang semenjak aq membaca tulisan itu, aq masih sempat bertanya2 di hati baik secara langsung maupun tidak langsung…

ya……tapi aq yakinkan bagi diriku, itu ga perlu sama sekali untuk aq pikirkan…bisa gila aq ntar…hahahahaaaaaa……

tapi kalo secara subjektif, pertanyaan diatas tadi sangat menarik….

kenapa menarik….

karena sebenarnya pertanyaan diatas tadi, kalo dilihat dari penulisan dan kepada siapa ditanyakan…

1 . pertanyaan tadi ditujukan hanya kepada TUHAN….ya, kepada Tuhan….bukan kepada manusia…karena sesungguhnya cuma Tuhan yang mampu menjawab pertanyaan itu, dan beberapa teka-teki tentang nya….hahahahaaaaaaaa……nah itu dy yang jadi masalah, karena pertanyaan itu ditujukan kepada Tuhan, kita sama sekali tidak berhak untuk menjawabnya…….

karena jika di ilustrasikan seperti gambaran sebuah bola….maka…

pikiran kita ini adapat digambarkan sebagai bola kasti atau pun yang lebih kecilnya lagi yaitu bola pimpong….

dan Pikiran Tuhan adalah Bola basket ataupun bola yang lebih besar beribu-ribu kali dari bola kasti maupun bola pimpong….

jadi ketika kita mau menjawab pertanyaan tadi, pikiran kita sama sekali tidak sanggup untuk menjangkaunya…dan sekali lagi saya bilang, sangat2 tidak mungkin untk menjawabnya….karena itu ukurannya lebih besar dari bola kasti dan bola pimpong yang kita ilustrasikna tadi….

2 . Ada Banyak manusia yang MERASA mampu menjawabnya.

nah aneh bukan….

setelah kita ketahui, bahwa hanya tuhan yang mampu menjawab pertanyaan ini, tapi sebagian kita sebagai manusia merasa sangat mampu untuk menjawabnya secara benar, padahal seperti yang kita ketahui lagi, kemampuan manusia menjawab pertanyaan itu hanya sebatas perspektifnya saja, dan tidak lebih dari itu…dan kemungkinan lainnya adalah adanya kepentingan lainnya dalam menjawab pertanyaan diatas, seperti..

adanya keinginan membela Agamanya masing2, budayanya, rasnya, atau apapun lah yang lainnya…walopun itu wajar sebegai kita manusia, tapi jelas bukan manusia ini tidak pernah dapat independen seperti Tuhan………

Dan malah terkadang Tuhan disejajarkan dengan apapun yang menurut mereka dapat membantu mereka untuk meraih kepentingan itu, seperti kata2 seorang teman, Tuhan saat ini hanyalah sebuah simbol yang dapat dipasang dimanapun, dan dilepas setiap saat dan ketika agama menjadi Tuhan, maka Tuhan yang sebenarnya hanyalah bayangan yang hilang ketika gelap datang dan kemudian dianggap akan kembali ketika adanya cahaya, jadi dimana esensi tuhan yang sebenarnya, dimana eksistensi Tuhan sebagai pencipta dan Penguasa yang selama ini kita puja ketika hal yang teman saya sebutkan tadi telah menghiasi pribadi-pribadi yang sama sekali tidak mengerti akan Ketuhanan….!!!!!disadari maupun tidak disadari, ada banyak hal yang telah kita lakukan yang hampir sama dengan apa yang saya sebutkan tadi….dan mungkin itu juga termasuk saya….

Nah kita kembali kepada Tuhan Agamamu Apa…???

Siapapun dy….!!!

apapun dy…!!!!

seberapa hebatnya dy…!!!!

Sepintar apapun dy…!!!!

Sekuat apapun dy….!!!

tetap tidak dapat menjelaskan Agama Tuhan dalam secara logika maupun unLogika…

Karena Tuhan itu sendiri ada ketika kita mempercayainya….

Seandainya kita tidak mempercayainya, apakah Tuhan itu akan hilang???

jawabannya tidak, karena tuhan tetap lah tuhan, ketika kita melupakannya akan ada banyak manusia lain yang mempercayainnya, dan Tuhan juga akan selalu ada disaat bumi dan langit ini telah tiada, percaya ataupun tidak percaya cuma kita semua yang merasakannya, kita juga tidak mempu menjelaskannya dengan orang lain, karena seperti yang saya tulis diatas, tidak ada satu logika pun yang dapat menjelaskan pertanyaan2 seperti yang tertulis diatas..

dan yang terakhir…

yang pertama—–dalam tulisan ini saya sama sekali bukan untuk memprovokasi anda semua, seperti yang saya tuliskan tadi diatas, saya juga menjelaskannya dalam perspektif saya dan saya sama sekali tidak mengajak anda untuk mempercayainya…

yang kedua——-jika memang ada yang salah dalam pemaparan saya, mohon di betulkan, karena saya juga hanya manusia biasa, yang kapan saja bisa berbuat salah…

yang ketiga——-pertanyaan diatas hanya untuk direnungkan, tapi bukan untuk dipikirkan dan dijelaskan, dan menguji kita sejauh mana kita percaya dan mengimani apa yang kita percayai selama ini, bukan malah mendebatkan hal-hal yang sama sekali tidak berguna tapi bagaimana caranya menjadi manusia sempurna dihadapan manusia dan khususnya dihadapan Tuhan…

by ricisan

12 thoughts on “Tuhan, Agamamu Apa…???

  1. ricisan

    Ini hanya sebuah pemikiran orang gila yang ga pernah ada jawabannya…
    jdai bagi2 teman2 pembaca, jangan terlalu menganggap serius tulisan yang saya tulis menurut saya saja…

    makasi…

    by ricisan

    Reply
  2. warsa

    TUHAN?????? Kok masih memperdebatkan TUHAN..bukan kah TUHAN tidak pernah memperdebatkan Kita????

    Kok Tuhan dimaslahkan….?

    Ada apa dengan TUHAN?

    Bukankah..masalah timbul dari kita sendiri, longsor, banjir, kerakusan…..Itu yang harus disoal!!!

    Aku pengikut setia TUHAN//tidak akan banyak koment tentang NYa

    Yang tidak akur…Aku tampar lah!

    Reply
  3. Wanharyono

    Manusia memang begitulah…begitu diberi pikiran dan akal terkahir banyak yang kerjanya hanya berpikir-pikir yang diluar nalar..dan akal di jadikan bahan untuk kenakalan…..saya menduga orang yang mengatakan tuhan agamu apa..pastilah orang yang tidak memahami agmanya dengan baik….ataupun tidak puas dengan agamanya…hati-hati wahai saudaraqu..itulah cara2 sebagaian orang yang tak beragama….manusia yang tidak bersyukur dengan nikmat akal dan pikiran.

    Reply
  4. Lukman

    Tuhan agamamu apa?
    Mungkin hanya kerabat tuhan saja yang tahu sejauh masa yang akan berlalu manusia tidak akan punya perbendaharaan kata untuk menjawabnya karena memang pertanyaannya hanya untuk tuhan, tapi tuhan kok ga jawab? Apa mungkin tuhan yang ga ada? Wallahu a’lam bi al-shawab.

    Reply
  5. everest

    tu hak diaa,,,mungkin aja dia atheiss…atoo mungkin saja dia sudah pernah berdebat dengan TUHAN dengan agama…..

    Reply
  6. wisnu

    saya pernah membaca tulisan tesebut dalam sbuah corat-coret tembok di suatu perempatan, dan tertulis dengan sangat besar. ketika membacanya saya berpikir tulisan tersebut kata2nya sangat polos dan sederhana, akan tetapi memiliki makna yang luar biasa. saya jadi berpikir, kekacauan di indonesia pada saat ini merupakan implementasi dari pertanyaan “Tuhan agamamu apa?”. kita begitu ngotot ingin memiliki Tuhan, padahal Tuhan itu milik semua orang dan golongan. beberapa pihak ingin menguasai Tuhan, mungkin mereka menginginkan Tuhan masuk agama mereka, dengan menghancurkan pihak2 lain yang ingin menyembah Tuhan dengan caranya.

    Reply
  7. Serigala Militia

    hehehe… saya juga sempat memikirkan hal itu berulang kali beberapa waktu lalu dan kesimpulannya nihil.
    ngga usah susah-susah mikirin Tuhan, mempersoalkan Tuhan, dan jangan sok ingin tahu semua permasalahan tentang Tuhan. ketahui diri sendiri dan dari situ Tuhan akan menampakkan diriNya…

    Reply

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s