Aku Sayang Mama


Dear mama..

Di hari Ibu kali ini ingin sekali aku mempersembahkan sesuatu buat mama ku yang tersayang, yang ku hormati,dan yang selalu aku kagumi.terimakasih mama yang telah melahirkan dan membesarkan ku sampai aku berusia genap 19 tahun pada tanggal 23 desember nanti.

Mama…aku anak semata wayangmu yang sering membuat mu marah, cemas, dan melukai hatimu sampai air mata mu menetes diwajahmu. Entah itu aku sengaja atau mungkin tak kusengaja menyakiti hatimu.

Mama…dari aku lahir sampai berusia 6 bulan mama meninggalkanku dengan nenek yang juga aku kasihi sampai aku berusia 10 tahun aku ikut kembaki dengan mama. Mungkin karena itulah faktor yang membuat kita sering menemukan ketidakcocokan karena mama tidak tau bagaimana kehidupan masa kecilku, sifat masa kecilku, dan aku pun belum mengenal mama lebih jauh. Dapat ku mengerti alasan mengapa mama dulu meninggalkanku, karena itu juga demi aku agar aku bisa tetap hidup, bersekolah, menggapai cita-citaku ya kan ma???mama membanting tulang demi aku, kesana-kemari hanya untuk mendapatkan uang sampai mama harus rela menitipkan aku padahal aku tau betapa beratnya mama meninggalkan aku, aku tau batin mama sebagai Ibu tidak terima harus jauh dari anaknya sendiri.

Mama..aku tau betapa sulitnya kehidupan mama dulu. Bahkan dari mulai aku berada dalam kandungan. mama telah mempertahankanku, menjaga ku dari papa yang tidak mau aku terlahir di dunia. Entah apa alasannya aku tidak tau sampai sekarang, karena dari mulai aku berusia 3 bulan papa telah pergi sampai sekarang aku tidak tau dimana rimbanya. Tapi berkat mama lah aku bertahan selama 9 bulan berada dalam kehangatan rahim mama sampai aku terlahir di dunia yang penuh warna ini.

Mama…perjalanan hidupmu penuh dengan lika-liku, melawan getirnya kehidupan yang fana ini. Dari kecil sampai dewasa mama sangat mandiri dan mama juga sering berada dalam lingkungan yang keras yang memaksa mama untuk berjiwa tegas dan berani menghadapi siapa saja. Di dalam kehidupan mama yang serba sulit mama juga harus hihadapkan dengan orang tua yang keras sehingga memaksa mama harus mengambil jalan yang mandiri, bekerja keras untuk melanjutkan kehidupan.

Mama…aku mengerti kalo mama mengajarkan aku untuk mandiri, bekerja keras, enggak manja maskipun aku anak satu-satu mama. Tapi apakah aku juga harus merasakan sulitnya hidup seperti apa yang mama rasakan dulu? mama sering bilang kalo nenek dulu sering marah bahkan bersikap kasar dengan mama. Tapi apakah aku juga harus mendapat perlakuan yang sama seperti nenek memperlakukan mama?

Mama…aku anakmu yang sangat menyayangimu, aku mohon jangan jadikan aku pelampiasan apa yang mama rasakan dulu karena aku adalah anak kandungmu, anak yang dulu mama perjuangkan, anak perempuanmu mama yang tidak tau apa-apa.

Mama…selalu aku coba memberikan yang terbaik buat mama, yang membuat mama bahagia dan bangga padaku. Tidak pernah aku membantah apa yang mama minta, tidak pernah aku melawan pada mama, disaat mama marah tidak jelas, aku hanya bisa diam meskipun sebenarnya aku ingin sekali menutup kupingku karena suara marah mama yang begitu kuat terdengar. aku tau jika aku membuka mulutku dan menjelaskan masalahnya pasti mama semakin marah dan bahkan bersikap kasar padaku.

Mama...kejadian ini sering sekali terjadi diantara kita. Dan itu pernah membuatku merasa benci dengan mama, aku merasa mama tidak menyayangi aku, aku merasa mama hanya mencukupi dalam segi materi bukan dari bathin. Sementara aku sangat membutuhkan itu, aku iri dengan temen-teman sebaya ku yang akrab sekali dengan mamanya, bercanda, tertawa, berbagi cerita, aku ingin sekali merasakan hal yang serupa.tapi, ternyata kebencian ku pada mama sekarang sirna. Aku merasakan kasih sayang mama pada saat aku sakit. Pada saat aku sakit orang pertama yang aku ingat adalah mama. Saat itu aku sakit gigi tapi udah sangat parah sakitnya sudah sampai pada sistem syaraf. Sebenarnya sakit ku sudah lama aku rasakan tapi aku tidak mau mengatakan pada mama karena aku tidak ingin jadi anak yang manja. Aku coba minum obat untuk menghilangkan sakit tapi mataku justru bengkak karena aku alergi obat. Saat itu yang teringat hanya mama, aku langsung menelpon mama dan mama langsung menjemputku dikampus dan langsung membawaku ke Rumah Sakit. Ini bukan pertama kali terjadi pada ku, sebelumnya aku pernah sakit sinus dan mama juga sangat khawatir. Dia membawaku ke RS dan dokter meminta agar di ronsen, mama sangat sabar menemaniku kesana-kemari untuk melakukan pengobatan. Tidak pernah mama mengeluh sedikitpun, Padahal saat itu aku dan mamaku tidak saling tegur sapa selama kurang lebih sebulan permasalahanya karena salah paham dan mama marah sampai memukulku dan saat itu mama bilang tidak akan mau berbicara lagi padaku, dari itu lah aku tidak berani menegur mama begitu pula dengan mama. Tapi pada saat aku sakit lah aku milihat mama begitu khawatir dan sangat memperhatikan kesehatanku. Semenjak kejadian itu aku sadar mama sebenarnya sayang banget sama mama

Mama…sekarang semua itu telah berlalu, mama telah melewati masa-masa sulit. Dan sekarang mama telah dianugrakan suami yang sangat menyayangi dan mencintai mama sepenuh jiwanya. Dan aku sangat bersyukur pada ALLAH yang telah memberikan ku papa yang sangat menyayangi ku seperti anaknya kandungnya sendiri.

Mama…sekarang kita punya segalanya, mama punya suami yang penyabar, baik, penyayang, pekerja keras, mama juga punya anak yang walaupun bandel sebenarnya sayang banget ama mama, mama punya materi yang cukup yang tidak kekurangan sedikitpun seperti dulu.

Mama…aku ingin lebih dekat lagi dengan mama

Mama…maafkan anakmu ini ya yang sering membuatmu marah

Mama…aku akan menjaga mama disaat mama tidak sanggup lagi menjaga diri mama sendiri begitu juga dengan papa yang saat ini berada di luar negeri untuk bekerja demi untuk keluarga yang dia cintai, semoga saja ALLAH memberikan perlindungan, umur yang panjang, dan kesehatan buat mama, papa, dan aku

Mama…i love you

“Ini bukan

4 thoughts on “Aku Sayang Mama

  1. sisi

    aku sayang mama,,,
    aku ingin mlihat mama bahagia dengan kesuksesan ku,,,,
    mama kau lhag segalanya bagi kuuuuuu,,,,,,,,,,!!!

    Reply

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s