Ibuku….Aku sayang kamu selamanya…!


Malam teman-teman…

Baru aja aq membaca blog ini “http://fickahandyan.blog.friendster.com/2008/09/cinta-antara-seorang-ibu-dan-seekor-nyamuk/ “

Ntah kenapa pun malam ini aq membuka email yang sudah dua hari tidak aq buka…

Dan aq melihat ada sebuah feedback yang berasal dari link diatas ke blog ku, dan aq membukanya…

Di blog itu ada sebuah tulisan pendek, namun sangat mengharukan ketika kita mau membaca dan meresapinya…

Silahkan buka link di atas, dan teman-teman akan bisa melihat tulisan itu..

Di malam yang hamper berakhir ini, ingin sekali rasanya aq menulis cerita tentang ibu…

Sosok manusia yang tidak pernah lelah, tidak pernah mengeluh dalam memberikan cinta kepada anak2nya, tidak pernah pamrih terhadap kasih sayang yang telah diberikan kepada buah hatinya..

Ibu, bukan hanya pelipur lara dalam kesedihan, namun juga penerang dalam kegelapan hati yang gusar.

Beliau selalu ada dalam suka dan duka, dalam tawa dan canda, dalam riang dan gembira keharuan, dalam tangis dan senyuman hingga dalam mati dan hidupku.

Ibuku…

Orang yang selalu membuat ku bersemangat dalam hidup..

Petuah yang diberikannya memang sangat sederhana, namun maknanya begitu luas dan dalam..

Aq yakin, kita semua memiliki ibu yang kuat..

Kuat bathin nya..

Kuat semangatnya..

Kuat senyumannya..

Kuat jiwanya..

Kuat cintanya..

Kuat sayangnya..

Kuat ketekunannya..

Kuat niatnya untuk membahagiakan anak-anaknya…

Cobalah sekali-kali, kita pulang kerumah dan lihat, apa yang sedang dikerjakan ibu kita, beliau mamasak, mencuci baju kita, menyuguhkan yang terbaik bagi kita sekeluarga..

Bayangkanlah, ketika semua kebahagiaan itu sirna..

Bayangkanlah ketika semua suguhan itu tiada…

Bayangkan ketika ibu kita pergi dan tak kembali selamanya..

Adakah penggantinya…?

Berat memang menjawabnya, karena kita tahu, tidak akan ada penggantinya dibumi ini yang sifatnya sama persis dengan ibu yang pernah kita miliki selama ini…

Dan jikalaupun ada, pasti beliau hanya 1 dari sejuta orang di dunia ini..

Kita tahu dan paham akan hal itu, namun ntah kenapa, ada saja ke engganan dalam diri kita untuk dapat membahagiakan mereka dengan ikhlas..

Ntah kenapa pula, rasanya berat jiwa ini untuk membuat mereka tersenyum bahagia sekali saja dalam umurnya yang tersisa..

Dan ntah kenapa pula, berat bagi kita untuk mau membantu pekerjaan rumah yang sedang dikerjakannya, kita lebih senang membantu orang lain yang sama seklai tidak ada hubungannya dengan kita..

Dan coba lah kita bayangkan, apa benar yang saya katakan…

Kita memiliki beribu alasan untuk menolak permintaan ibu kita…

Dan kita punya beribu kata “iya” untuk menyanggupi apa yang diminta oleh teman, atau pacar kita.

Mungkin sebuah pepatah lama yang berbunyi “ seseorang itu akan terasa sangat berarti ketika iya telah tiada” ternyata benar…

Dan anehnya, kita mengetahui, bahwa suatu hari kita pasti kehilangan ibu yang sangat kita cintai, tapi masih saja kita enggan membuatnya bahagia…

Apa Tuhan telah menetapkan bahwa nantinya kita akan menjadi orang-orang yang menyesali perbuatan yang telah kita lakukan…

Aq rasa tidak, yang menentukan penyesalan itu kita alami atau tidak, adalah kita sendiri, ketika kita mampu berbuat terbaik selama hidup kita untuk ibu yang kita cintai, penyesalan itu tidak pernah akan kita alami..

Nah semua itu sekarang tergantun kita, mau kita untuk membahagiakan orang tua kita…??

Tulisan ini hanya sebagai motivator dan refleksi bagi kita semua, tentang apa yang sedang kita kerjakan dan kita buat secara sadar selama ini belum membahagiakan orang tua…

Hidup mereka hanya sesaat lagi teman…

Jika bukan sekarang kita membuatnya bahagia, apakah nanti masih ada waktu..?

Semakin hari kita semakin sibuk dengan pekerjaan kita, makan dirumah pun jarang, apalgi untuk bertemu dan berbincang-bincang dengan orang tua dirumah, aq rasa itupun tidak ada waktu…

Nah sekarang, sudah saatnya kita sadar dan tahu betapa berartinya seorang ibu dalam kehidupan kita..

Dan tugas kita adalah membuatnya bahagia sebelum mereka pergi untuk selamanya…

Salam hangat.

Ricisan

2 thoughts on “Ibuku….Aku sayang kamu selamanya…!

  1. k

    Aslm.
    Ya, moga kita bisa jadi anak yang membanggakan orangtua kita. Terutama mamak/ibu kita. Amin.

    Senyumnya, bahagia kita..

    Harapannya, semangat kita.

    Jadi rindu pulkam, ya..
    🙂

    Salam kenal

    Reply

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s