kisah haru di palestina


Memasuki minggu ketiga gempuran israel ke jalur gaza dengan targetnya hamas, 900 orang lebih telah kehilangan nyawanya degan sadis, ribuan orang mengungsi dan ribuan lainnya luka-luka.

pembantaian yang dilakukan israel di gaza hanya dipandang oleh dunia sebagai reaksi dari beterbangannya roket-roket yang tidak seberapa mana ke israel.

HOLOCAUST TERANG_TERANGAN

pembantaian di gaza merupakan wujud nyata dari holocaust model baru yang di latar belakangi oleh Amerika Serikat, Israel dengan izin AS menggunakan kekuatan bersenjata canggih dengan alasan menumpas hamas mereka mengebom daerah jalur gaza, tiga minggu berlangsung dengan korban jiwa dari pihak sipil hampir memasuki angka ke 1000, dan saat ini dunia hanya diam dan tak mampu berbuat banyak, PBB yang selama ini dianggap sebagai badan perdamaian dunia, yang mampu memberikan solusi terhadap permasalah dunia, apalagi yang terkait dengan perang yang memakan korban dari phak sipil pun tidak mampu berbuat banyak, resolusi yang pernah dikeluarkannya hanya dipandang sebelah mata pemulai perang, dan dalam minggu ini israel juga telah mengerahkan ribuan tentara cadangannya untukpendudukan terhadap daerah palestine yaitu jalur gaza,

kebuntuan ini disambut oleh banyak penduduk dunia dengan mengadakan demonstrasi besar-besaran di seluruh penjuru dunia, eropa, amerika, australi, indonesia, iran, roma dan dibanyak tempat lainnya.

ini merupakan reaksi dari kebungkaman dan impotensi PBB terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi saat ini.

ini adalah pertempuran yang tidak seimbang dan mengandung unsur politis yang tinggi, pihak pejabat yang berkuasa saat ini di israel menggunakan perang sebagai jalan untuk memenangkan pemilu yang berlangsung bulan depan, hanya untuk meraup simpati masyarakt israel, maka perang pun dilancarkan, dengan korban ribuan orang itu adalah hal yang biasa dan masih belum ada apa-apanya, mereka masih menyebutkan ini sebagai pembalasan bagi hamas yang telah menembakkan roket-roket dari jalur gaza dan telah menewaskan 23 orang selama 5 tahun terakhir.

melihat kondisi yang semakin memburuk, negara-negara arab yang mayoritas penduduknya adalah islam, juga tidak mampu berbuat banyak terhadap tindakan israel, mereka hanya mampu mengutuk, mendesak dan diam.

mesir, yang merupakan negara yang berbatasan langsung dengan palestine malah menutup rapat2 pintu gerbang perbatasannya dengan palestine agar para pengungsi dai palesina tidak dapat masuk dan berlindung di negerinya, hanya sebagian dari negara arab yang mampu bersuara, dan salah satunya adalah libya yang menawarkan resolusi kepada PBB untuk penghentian penyerangan israel terhadap jalur gaza.

ada sebauh harapan bagi kita semua, bahwa semoga perang ini akan segera usai, karena tidak ada seorang pun yang ingin hidup dalam kondisi perang yang menakutkan, menyeramkan dan mengkhawatirkan untuk dapat hidup lebih lama…

doa merupakan alat yang terbaik bagi kita yang berada jauh di belahan dunia dari palestine untuk mengungkapkan betapa kita sangat respect terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi saat ini di gaza.

dan kita harus yakin, suatu hari nanti perang ini akan usai dan semuanya akan kembali baik-baik saja, semoga saja di gaza demikian…..AMIN.

salam hangat

2 thoughts on “kisah haru di palestina

  1. Hadi priminarto

    Saya sih harapkan dan supports penuh dunia islam kan lagi dihina oleh israel maka bersatulah jangan bercerai berai kemudian perangilah bangsa israel sampai dia kalah,terhina.ini kesempatan baik.musuh tak dicari ,ada musuh jangan lari.kalau Allah sendiri yg menghancurkan israel ,mana prestasi kaum muslim.kan yg butuh bahagia setelah kemenangan kan dunia islam itu sendiri. Perangilah pasti Alkah meridhoi.

    Reply

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s