antara nenek tua, seorang anak kecil, dan kebahagiaan


lihat lah mereka, kata seorang nenek tua renta yang sedang memungut sampah didepannya untuk bisa makan sehari kepada seorang anak kecil yang sedang bermain di TPA, alias tempat pembuangan sampah. mereka hanya datang pada waktu-waktu tertentu, dan tanpa senyuman, mereka hanya datang untuk mencari nama dan muka, masih tanpa senyuman. ntah kapan mereka bisa tersenyum kepadaku, masih kata nenek tua renta itu kepada anak kecil yang dari tadi menatapnya.

mereka punya segalanya, mereka punya jabatan, mereka punya penghargaan alias sertifikat yang digantung didinding rumah-rumah mereka. mereka punya mobil mewah hasil kerja keras maupun money laundring yang mereka lakukan. mereka punya anak-anak yang hidupnya ditanggung oleh pemerintah/mereka sendiri maupun hidup dengan uang haram yang tak pernah mereka anggap itu uang haram. mereka punya semuanya…

tapi mereka tak punya senyuman, walau hanya sedikit saja…

anak kecil yang dari tadi tidak beranjak dari tempatnya, melongok kearah nenek tua renta tadi dengan perasaan ingin tahu yang menggebu-gebu, seakan tidak ingin kehilangan alur cerita, sang akan menanyakan kepada nenek, kenapa nek..??

sang nenek hanya tersenyum simpul dan diikuti dengan tawa kecil yang seakan-akan menutupi sebuah keboborokan moral mereka.

didunia ini banyak dari mereka yang hidupnya kaya dengan material, banyak juga yang hidupnya dilingkupi oleh keserba-adaan yang tidak habis-habisnya, mungkin pun hingga iya mati. banyak juga dari mereka yang hidup tanpa senyuman dan menghabiskan sisa umur mereka, cuma cemberut, dan jarang berbicara. mungkin pun sudah tak lagi mau berkomentar tentang apa itu kebahagiaan, lanjut nenek tua itu.

pandangannya terus mengarah ke anak kecil yang dati tadi diam tanpa kata, kebahagiaan merupakan eksistensi adanya kesedihan, tidak bisa dipungkiri, bahwa setiap saat kita merasakan kebahagiaan, dan tiap saat pula kita merasakan kesedihan.

itu semua hanya rasa…!

iya,..! hanya rasa..!

anak kecil tadi semakin bingung…

semua itu hanya dirasakan oleh kita sendiri, proses merasakan kebahagiaan hanya ada dihati dan pikiran sendiri, tidak dipikiran orang lain.

banyak dari mereka hanya siap saat bahagia datang, namun kemudian putus asa disaat kesedihan menghampiri.

banyak memang yang begitu..!timpal sang nenek.

mereka, yang tak mampu mengartikan kebahagiaan dari segi yang lain, hanya mampu memaku kehampaan didalam hatinya untuk kemudian menutup diri dengan segala bentuk keegoisan yang ada, apakah itu selalu menanggap dirinya paling benar, apakah itu selalu menganggap dirinya paling berada, ataukah hanya menganggap orang lain itu tidak ada apa-apanya.

kisah hidup mereka hanya sampai disitu, mereka tak kan mampu lagi tersenyum, jikalaupun  mereka tersenyum, maka tak lagi bermakna…

mereka juga tak lagi berarti bagi orang lain, karena mereka, selain tak mampu mengartikan kebahagiaan, mereka juga tak mampu membuat orang lain bahagia…!

apalah arti hidup mereka…!

kalau kata temanku, mereka hanya “seonggok daging”

sang anak tak lagi mampu berkata, apalagi menjawab perkataan nenek tadi, dia hanya merenungi dirinya..

dan kemudian menyepi…

angin semakin kuat, dan rintik hujan pun mulai membasahi rambut sang nenek tua dan anak kecil tadi..

kebahagiaan adalah untuk mereka yang mampu mengartikan semua yang telah dimiliki dan tidak mengeluh terhadap apapun yang belum dimiliki…!

kebahagiaan adalah milik mereka yang tidak berhenti memberi untuk orang lain,.

kebahagiaan adalah milik mereka yang mampu tersenyum setiap saat kesedihan menghadang..

kebahagiaan adalah milik mereka yang bertahan dihempas gelombang kesusahan…

kebahagiaan…

adalah milik kita yang mampu membuat orang lain bahagia…

itulah kebahagiaan nak..

pulang lah…

dan buat semua orang bahagia dengan kehadiranmu..!

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s