Maaf…


Ntah kenapa, tengah malam begini mata ini belum mau terpejam, kalo mau di flash back tentang kerjaan seharian ini, sama sekali sesuatu yang tidak menghasilkan apa2, sering kali pun kekgini, terlena dengan sesuatu yang tidak bermanfaat, ngopi, santai, n jalan-jalan dengan tujuan ga jelas…

Disaat begini, teringat kata seorang sahabat, dengan penuh perhatian dia menasehati,

“kalo u terus-terusan begini, hidup dengan tujuan dan cita-cita yang tidak dituangkan dalam tindakan-tindakan nyata, maka semua mimpi dan cita-cita itu adalah sebuah khayalan”

Aku mulai paham, bahwa hidup dibawah bayang-bayang santai dan enjoy aja dengan tujuan ga jelas sama sekali tidak pernah menjadi niatku, menulis ini juga sebenarnya tidak pernah aku rencanakan, namun mulai malam ini aku mencoba tuk berpikir rasional, bahwa ada segudang impian dan cita-cita yang ingin aku raih, namun hingga umurku 24 tahun, belum ada satupun hal yang membuatku bangga dengan anugerah kelahiranku dibumi ini.

Hhmm…aku selalu mencoba berpikir positif akan arti takdir dan nasib, namun lama-kelamaan, ternyata aku salah dalam mempersepsikan maksud dari positive thingking, ya selama ini aku terjerumus pada pemahaman yang salah, dan ketika sadar, sudah lama pula aku tergerus arus kelalaian yang luar biasa, buktikan aja, dalam satu hari aku bisa tidak melakukan apa-apa untuk mengejar masa depan ku, dan yang lebih parahnya lagi, aku bisa duduk seharian diwarung kopi untuk membaca banyak hal, tanpa mau membuat sesuatu yang bisa menghasilkan bagi diriku…

Sudah terlalu lama lalai…

Sampe saat ini, aku juga masih bingung kenapa aku harus menulis tentang ini, ataupun kisah seperti ini, padahal ini adalah bagian dari apa yang aku sesali selama ini. Saat ini akupun sedang pada posisi yang kalo kata banyak orang “galau”, dan kalo boleh mengambil kata-kata om mario teguh, kegalauan ku ini hadir akibat aku selalu menunda untuk melakukan sesuatu yang terbaik bagi masa depanku..hhmm..lagi-lagi aku terjebak pada perasaan bersalah yang aku sendiri tak mampu menjelaskan bagaimana itu..

Tuhan, ibu, ayah, adik2ku, dan kekasih ku tercinta…

Semua ini salahku, hingga saat ini aku belum menjadi sesuatu yang membanggakan kalian, malah lebih sering menyusahkan, aku juga bingung kenapa aku harus selalu terjebak pada hal yang sia-sia, padahal kalian sering mengingatkan ku untuk lebih giat, dan bekerja keras untuk mengejar apa yang aku impikan, aku tahu itu, tapi kadang aku juga bingung, dari mana harus kulangkahkan kaki ini, tolong beritahu aku…aku sedih…

Udah hampir jam 3 pagi, tangan masi saja melekat dikeyboard untuk menuliskan semua rasa kegalauanku pada apa yang terjadi saat ini, mata ini pun serasa tak ingin terpejam seakan menyesali apa yang sudah kulewati hari ini yang sama sekali tak berarti…

Tuhan, maafkan aku yang selalu datang padamu disaat aku galau, disaat aku sedih, disaat aku terjatuh, dan disaat aku sedih…

Tuhan, aku selalu percaya pada kemampuanku, aku selalu percaya pada keberuntunganku, aku selalu percaya pada nasib baik yang datang menyertai keputusanku…aku selalu percaya itu hingga kadang aku melupakan hebatnya kekuatanmu untuk menentukan hidup dan matiku, hebatnya kekuatanmu untuk memberikan yang kubutuhkan dan bukanlah yang kuinginkan, hebatnya keikhlasanku untuk menungguku kembali padamu dengan memelas penuh air mata…

Aku lupa, bahwa semua yang aku lakukan sebenarnya butuh ridhomu, tak ada yang tak mampu kau lakukan dan berikan untukku…

Namun disaat seperti ini, aku malu untuk meminta padamu…
Aku Cuma berharap, berikan aku umur yang cukup untuk, menebus semua dosa-dosaku, untuk membuktikan kepada mereka yang kusayang, bahwa aku mampu menjadi sosok yang dibanggakan, dan untuk menjadi seseorang yang berarti dalam hidup hingga ku mati nanti…

Aku yakin, bahwa, Kau(Tuhan) tidak pernah meninggalkan kami sendirian dibumi yang penuh derita, duka dan air mata, jika kau tidak pernah hadir dalam wujud tawa, canda dan bahagia….

Cerita luka dan sesal 4 November 2011 – 03.11 wib
ricisan

2 thoughts on “Maaf…

  1. Randy

    sumpah cerita ini seperti aku melihat cermin,,
    cerita ini sangat melekat dengan ku,, mirip dengan kehidupan ku yg tak pernah melakukan yang berarti,,,
    ku juga inginkan masa depan ku cerah,, tapi aku egois,
    aku gak tau jalanku.
    ya tuhan berikan aku petunjuk,
    ku ingin membahagiakan orang2 yg ku sayang dengan melakukan sesuatu yg bermanfaat dan tidak seperti ini lagi yg hanya duduk diam malas2an dan tiada berguna,, ………..

    aku tahu roda berputar
    dan aku tau aku gak selamanya seperti ini yg hanya menikmati melewati hari dengan kesenangan yg tak bermanfaat amin

    Reply

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s